Hukum & Kriminal

Budi Arie Terseret Isu Judi Online, Disebut dalam Sidang, Tapi Terdakwa Tegaskan Tak Terima Sepeser Pun

×

Budi Arie Terseret Isu Judi Online, Disebut dalam Sidang, Tapi Terdakwa Tegaskan Tak Terima Sepeser Pun

Sebarkan artikel ini
Budi Arie Setiadi

EKSPOSTIMES.COM- Nama Budi Arie Setiadi, eks Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), kembali jadi sorotan publik. Ia disebut dalam surat dakwaan kasus perlindungan situs judi online, namun dibela langsung oleh salah satu terdakwa kunci dalam persidangan.

Zulkarnaen Apriliantony, terdakwa utama yang juga dikenal sebagai mantan Komisaris BUMN, dengan tegas menyatakan bahwa Budi Arie tidak pernah menerima uang atau terlibat dalam transaksi apa pun terkait judi online.

Baca Juga: Budi Arie Bantah Keras Tuduhan Terima Komisi Judi Online: Narasi Jahat, Tak Ada Bukti Aliran Dana

“Saya ingin luruskan. Pak Budi Arie tidak menerima apa pun dari kegiatan ini. Jangan sampai media menarasikan hal yang tak berdasar,” ujar Zulkarnaen alias Tony di hadapan majelis hakim, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).

Dalam dakwaan jaksa, terungkap dugaan adanya pembagian hasil dari praktik perlindungan situs-situs judi online. Bahkan disebutkan bahwa 50 persen aliran dana direncanakan untuk Budi Arie, yang menjabat Menkominfo periode Juli 2023-Oktober 2024.

Namun Tony menegaskan, penyebutan nama itu hanya sebatas obrolan antar terdakwa, tanpa fakta konkret.

Budi Arie sendiri tak tinggal diam. Ia membantah keras semua tuduhan dan menyebutnya sebagai fitnah keji.

“Itu narasi jahat yang mencemarkan nama baik saya. Tidak pernah ada uang yang saya terima, tidak pernah ada kesepakatan, apalagi pembagian hasil,” tegas Budi saat dihubungi, Senin (19/5/2025).

Alih-alih terlibat, Budi Arie mengklaim selama menjabat justru berada di garda terdepan dalam memberantas judi online. Ia menyebut pihak-pihak yang menyeret namanya hanya ingin jual nama untuk menutupi jaringan gelap mereka sendiri.

“Mereka tahu, kalau saya tahu, pasti langsung saya proses hukum. Itu hanya akal-akalan mereka supaya terlihat punya backing,” ujarnya tegas.

Di tengah pusaran tuduhan, Budi tetap tenang. Seusai menghadiri audiensi di kantor KPK, Rabu (21/5/2025), ia hanya menyampaikan kalimat singkat namun penuh makna.

“Gusti Allah mboten sare. Tuhan tidak pernah tidur,” katanya.

Surat dakwaan yang dibacakan jaksa mengungkap jaringan terselubung pelindung situs judi online. Selain Zulkarnaen, tiga terdakwa lain juga terlibat, termasuk Adhi Kismanto pegawai Kemenkominfo, Alwin Jabarti Kiemas Dirut PT Djelas Tandatangan Bersama, dan Muhrijan alias Agus disebut sebagai penghubung dengan Kemenkominfo.

Baca Juga: Ketua DPD Projo Sulut: Hentikan Framing Jahat Terhadap Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi

Jaksa menyebut modus utama mereka adalah menghindari pemblokiran situs ilegal dengan memanfaatkan akses internal di Kominfo. Nama-nama lain yang turut disebut antara lain Denden Imadudin Soleh, Fakhri Dzulfiqar, dan Muhammad Abindra Putra Tayip N.

Mereka kini dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE Nomor 1 Tahun 2024 dan Pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman pidana berat.

Isu ini telah mengguncang ruang publik, terutama karena menyentuh tokoh besar seperti Budi Arie. Kini semua mata tertuju pada pengadilan, apakah benar nama menteri hanya digunakan sebagai tameng, atau ada sisi lain yang masih tersembunyi?. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d