EKSPOSTIMES.COM- Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP pada 6-16 April 2026 dinilai berjalan lebih tertib dan minim gangguan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebut tidak ditemukan kebocoran soal di media sosial, sekaligus menandai perbaikan dibanding pelaksanaan sebelumnya di tingkat SMA.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengatakan evaluasi internal menunjukkan penyelenggaraan TKA SMP berlangsung relatif lancar di berbagai daerah. Persoalan teknis yang sempat muncul pada ujian tingkat SMA, seperti gangguan listrik dan koneksi internet, tidak lagi menjadi hambatan signifikan.
“Pelaksanaan TKA SMP tanggal 6 sampai 16 April berjalan lancar di banyak tempat. Tidak ada lagi kendala koneksi internet,” ujar Fajar saat ditemui di SDN Rawabuntu 03, Senin (20/4/2026).
Ia juga menegaskan, tidak ditemukan indikasi kebocoran soal di media sosial. Kondisi ini berbeda dengan pelaksanaan TKA SMA sebelumnya, yang sempat diwarnai praktik siaran langsung saat ujian hingga memicu tersebarnya materi soal.
“Tidak ada lagi bocoran di media sosial seperti yang sempat terjadi di jenjang SMA,” kata dia.
Penilaian serupa disampaikan Kepala Badan Kurikulum, Standar, dan Asesmen Pendidikan (BKSAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin. Ia menyebut tidak ada kebocoran yang berdampak signifikan terhadap integritas ujian.
“Tidak ada kebocoran yang berarti. Pelaksanaan tahun ini relatif stabil,” ujarnya.
Untuk menjaga integritas pelaksanaan TKA berikutnya, khususnya di tingkat SD yang tengah berlangsung, Kemendikdasmen menggandeng pemerintah daerah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pengawasan dilakukan melalui penugasan penyelia, termasuk pemantauan berbasis sistem daring.
“Kami bekerja sama dengan Polri dan menugaskan penyelia untuk memastikan pengawasan berjalan meski ujian dilakukan secara online,” kata Fajar.
Fajar mengakui, TKA SMA masih menyisakan sejumlah catatan karena merupakan tahap awal implementasi. Namun, pembelajaran dari pelaksanaan tersebut dinilai berkontribusi pada perbaikan di jenjang SMP dan SD.
Berdasarkan pemantauan langsung di sejumlah daerah, seperti Mataram dan Wonogiri, pelaksanaan TKA berlangsung tanpa gangguan berarti.
“Secara umum, SMP dan SD jauh lebih baik dibandingkan SMA. Untuk SMA, itu tahap rintisan, sehingga evaluasi masih banyak. Kini, pelaksanaan sudah jauh lebih stabil,” ujar Fajar. (dtc/christian)













