Hukum & Kriminal

Terungkap! Polisi Ringkus Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN di Jakarta

×

Terungkap! Polisi Ringkus Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Tim Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat otak penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN berinisial IP yang jasadnya ditemukan di Bekasi.

EKSPOSTIMES.COM – Misteri di balik penculikan dan pembunuhan sadis Kepala Cabang bank BUMN berinisial IP (37) perlahan terkuak. Polisi kini berhasil menangkap para aktor intelektual yang mengatur jalannya eksekusi biadab tersebut. Tidak tanggung-tanggung, ada empat otak pelaku yang telah diamankan aparat kepolisian.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, memastikan bahwa para dalang pembunuhan sudah dibekuk. Tiga di antaranya ditangkap di Solo, Jawa Tengah, yakni DH, YJ, dan AA. Sementara seorang lagi, C, digerebek petugas di kawasan elit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara.

“Yang benar, aktor intelektual sudah ditangkap,” tegas Abdul, Minggu (24/8/2025).

Sebelumnya, polisi telah lebih dulu membekuk empat pelaku lapangan penculikan. Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda. Tiga orang digerebek di sebuah rumah di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat, sementara satu pelaku lain, RW, ditangkap saat berusaha kabur ke Nusa Tenggara Timur. RW diciduk di bandara ketika hendak melanjutkan pelarian.

Baca Juga: Tragedi Maut di Pasar Rebo: Kepala KCP Bank BUMN Diculik, Ditemukan Tewas di Bekasi

Dengan penangkapan ini, total sudah delapan orang tersangka yang diamankan. Polisi kini masih mendalami motif, peran, dan keterkaitan antara para pelaku.

“Saat ini para tersangka sedang dilakukan pendalaman secara intensif,” ungkap Abdul.

Kejahatan keji ini pertama kali terungkap lewat video viral di media sosial yang memperlihatkan momen penculikan IP di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Dalam rekaman itu, korban yang baru saja keluar dari mobil disergap beberapa pria, dipaksa masuk ke dalam kendaraan penculik. Situasi hujan deras malam itu membuat aksi sadis ini kian mencekam.

Beberapa hari kemudian, warga Bekasi dikejutkan oleh penemuan jasad IP di lapangan kosong kawasan Tegal Masni, Desa Cilangkara. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan: tangan dan kaki terikat, mata terlilit lakban. Seorang penggembala sapi yang melintaslah yang pertama kali menemukan tubuh tak bernyawa tersebut.

Hasil autopsi RS Polri Kramat Jati mengungkap fakta mencengangkan. Brigjen Prima Heru Yulihartono menyebut korban mengalami tanda-tanda kekerasan pada dada dan leher, diduga akibat benda tumpul.

“Kemungkinan ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan korban kesulitan bernafas,” jelasnya.

Keluarga korban masih diliputi duka mendalam. Adik ipar IP, Intania Rizky Utami, menceritakan bagaimana istri korban pertama kali mengetahui penculikan itu lewat telepon histeris.

“Almarhum itu orang baik, semua bilang begitu. Kami tak pernah dengar beliau punya musuh,” ucap Intania dengan suara bergetar.

Kini publik menanti jawaban: siapa sebenarnya dalang besar di balik skenario pembunuhan sadis ini? Polisi berjanji akan mengungkap semuanya. Namun yang pasti, tragedi ini telah meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia perbankan Indonesia. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d