Hukum & Kriminal

Polisi Tetapkan Satu Siswa Tersangka Ledakan SMA 72 Jakarta, Bom Dirakit Sendiri dan Diledakkan Jarak Jauh

×

Polisi Tetapkan Satu Siswa Tersangka Ledakan SMA 72 Jakarta, Bom Dirakit Sendiri dan Diledakkan Jarak Jauh

Sebarkan artikel ini
POLISI menetapkan satu siswa SMA 72 Jakarta sebagai tersangka kasus ledakan yang melukai puluhan orang. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Polisi resmi menetapkan satu siswa sebagai tersangka dalam kasus ledakan yang mengguncang SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11). Ledakan yang terjadi saat salat Jumat itu melukai puluhan orang, termasuk pelaku sendiri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengungkapkan, tersangka merupakan anak yang berkonflik dengan hukum (ABH) dan kini masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Dari hasil penyidikan sementara, ABH yang terlibat dalam ledakan merupakan siswa aktif SMA tersebut. Ia bertindak secara mandiri dan tidak terkait dengan jaringan teror mana pun,” ujar Asep dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/11).

Polisi telah memeriksa 16 saksi, termasuk korban, guru, siswa, dan keluarga pelaku. Selain itu, penyidik juga melakukan penggeledahan di rumah tersangka untuk mengumpulkan barang bukti tambahan.

BOM DIRAKIT SENDIRI DAN DILEDAKKAN JARAK JAUH

Hasil analisis tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Sat Brimob Polda Metro Jaya mengungkapkan, bom yang meledak di masjid sekolah itu dikendalikan menggunakan remote control.

“Dari barang bukti yang kami amankan, bom itu menggunakan empat baterai AAA sebagai sumber daya, dengan initiator berupa electric mass dan bahan peledak mengandung potassium chloride,” jelas Kombes Pol Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya.

Henik menambahkan, bom tersebut memiliki chasing dari jerigen plastik berukuran satu liter dan dilengkapi dengan paku sebagai pecahan tajam. Polisi menemukan receiver yang terhubung dengan daya 6 volt, namun remote pemicu bom tidak ditemukan di dalam masjid.

“Dari kesesuaian daya dan rangkaian, kami simpulkan bom itu aktif dan dikendalikan dari jarak jauh,” katanya.

ADA TEMUAN BOM LAIN DI TAMAN BACA DAN BANK SAMPAH

Investigasi polisi menemukan dua lokasi tambahan yang diduga berkaitan dengan perakitan dan uji coba bom, yakni di taman baca dan bank sampah sekitar sekolah.

“Di taman baca kami menemukan bom lain berbentuk kaleng minuman dengan sumbu bakar, serta sebuah remote di dekatnya,” ujar Henik.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa pelaku meledakkan bom di masjid dari luar area, menggunakan remote yang ditemukan di taman baca.

“Analisis kami, pelaku tidak berada di dalam masjid saat ledakan terjadi,” tegas Henik.

Polisi masih terus mendalami motif dan asal bahan peledak, serta memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam insiden tersebut. (dtc/cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d