EKSPOSTIMES.COM- Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie, meninjau langsung lokasi banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (8/6/2026), sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada ratusan keluarga terdampak bencana.
Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulut, Ny. Joan Roycke Langie, Kapolda tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WITA bersama sejumlah pejabat utama Polda Sulut, di antaranya Karo Ops dan Kabid TIK. Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, serta jajaran Polres Bolaang Mongondow.
Kapolda meninjau sejumlah titik yang terdampak banjir bandang untuk melihat secara langsung kondisi warga dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana. Usai melakukan peninjauan lapangan, rombongan bergerak ke Balai Desa Solimandungan II guna menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.
Sebanyak 181 kepala keluarga terdampak tercatat menerima bantuan yang disalurkan Polda Sulut. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan warga sebelum bantuan didistribusikan kepada seluruh penerima.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengatakan kehadiran Kapolda di lokasi bencana merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi masyarakat pascabencana sekaligus mempercepat penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.
“Kapolda ingin melihat langsung kondisi warga terdampak sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat segera diterima masyarakat,” kata Alamsyah.
Selain bantuan dari Polda Sulut, Bhayangkari Daerah Sulawesi Utara juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.
Banjir bandang yang melanda Desa Solimandungan II sebelumnya menyebabkan aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah permukiman. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan instansi terkait terus melakukan penanganan serta pendataan dampak bencana untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi. (jenglen)













