EKSPOSTIMES.COM- Kepolisian Daerah Sulawesi Utara meraih predikat BB (Sangat Baik) dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) Tahun 2026 yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri. Dalam hasil evaluasi tersebut, Polda Sulut memperoleh nilai 76,95, meningkat tipis dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada pada angka 76,94.
Hasil evaluasi itu diumumkan setelah tim Itwasum Polri melakukan pemeriksaan terhadap sistem perencanaan dan pelaporan kinerja satuan kerja kepolisian pada 17-19 Juni 2026 di Jakarta Selatan.
Penilaian difokuskan pada kualitas dokumen perencanaan kinerja, mulai dari Rencana Strategis (Renstra) hingga Rencana Kerja (Renja). Selain itu, tim evaluator juga menelaah aspek pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, serta evaluasi akuntabilitas internal.
Dari hasil pemeriksaan, perencanaan dan pelaporan kinerja Polda Sulut dinilai mampu menunjukkan keterkaitan yang logis antara target organisasi dengan pelaksanaan program di setiap level satuan kerja.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa upaya penguatan tata kelola pemerintahan di lingkungan Polda Sulut berjalan sesuai arah yang ditetapkan.
“Predikat Sangat Baik ini merupakan hasil kerja seluruh jajaran. Evaluasi terhadap dokumen perencanaan dan pelaksanaan program menjadi bagian penting untuk memastikan setiap kegiatan memiliki ukuran kinerja yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Alamsyah, Senin (22/6).
Meski meraih predikat BB, Polda Sulut menyatakan akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan tim evaluator Itwasum Polri guna memperkuat kualitas akuntabilitas kinerja pada tahun-tahun mendatang.
Evaluasi AKIP menjadi instrumen pemerintah untuk mengukur sejauh mana instansi negara mampu merencanakan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran serta capaian program secara efektif.
Bagi Polda Sulut, hasil tahun 2026 ini sekaligus menjadi tolok ukur dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel. (jenglen)













