EKSPOSTIMES.COM- Sebuah operasi pemberantasan narkotika di Bali mengungkap fakta mengejutkan. Seorang pria asal Inggris berinisial EJS ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali setelah diduga memesan kokain yang diselundupkan oleh wanita asal Argentina, EG (45), dengan cara yang tak biasa, dimana disembunyikan dalam alat kelaminnya.
Kepala BNNP Bali, Brigadir Jenderal Polisi Rudy Ahmad Sudrajat, dalam konferensi pers Kamis (27/3), mengungkap bahwa EJS diringkus di sebuah guest house di Kerobokan, Kabupaten Badung, setelah timnya melakukan pengembangan dari penangkapan EG.
“Kami menduga mereka bagian dari jaringan narkoba internasional Meksiko-Bali. Saat ini tersangka telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Rudy.
Baca Juga: Musnahkan 849 Kg Narkoba, BNN Selamatkan Ratusan Ribu Nyawa
Kasus ini terungkap ketika EG tiba di Bali dari Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa (25/3) sekitar pukul 18.00 WITA. Saat melewati pemeriksaan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, gerak-geriknya yang mencurigakan mengundang perhatian petugas Bea Cukai.
Pemeriksaan mendalam dilakukan, hingga akhirnya ditemukan sebuah kondom berisi kokain seberat 323,76 gram tersembunyi dalam alat kelamin EG.
Modus ekstrem ini sempat menyulitkan petugas, namun berkat kejelian tim keamanan bandara, aksi penyelundupan ini berhasil digagalkan.
Baca Juga: Bea Cukai Soetta Tangkap WNA Amerika Pembawa Sabu, Diduga Juga Produksi Konten Pornografi
Setelah diamankan, EG diserahkan ke BNNP Bali untuk pengembangan lebih lanjut. Dari hasil interogasi, nama EJS muncul sebagai penerima barang haram tersebut.
Tak ingin kehilangan jejak, tim pemberantasan BNNP Bali langsung bergerak cepat. EJS akhirnya ditangkap di sebuah penginapan di Kerobokan. Ia diduga kuat merupakan bagian dari jaringan pengedar kokain di Bali yang berafiliasi dengan kartel narkoba asal Meksiko.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Harapannya, peredaran kokain di Bali bisa diberantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Rudy.
Kasus ini menambah daftar panjang upaya penyelundupan narkoba ke Bali yang berhasil digagalkan. Namun, aparat penegak hukum harus tetap waspada, mengingat para pelaku semakin nekat dalam menjalankan aksinya. (riz)













