Hukum & Kriminal

KPK Amankan Tujuh Orang dari OTT di Sultra, Operasi Masih Berlanjut

×

KPK Amankan Tujuh Orang dari OTT di Sultra, Operasi Masih Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Gedung KPK di Jakarta, lokasi konferensi pers pengembangan kasus suap dana hibah Jawa Timur yang menyeret 21 tersangka.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu

EKSPOSTIMES.COM- Malam yang mencekam menyelimuti Sulawesi Tenggara saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi senyap yang mengguncang dua titik lokasi berbeda.

Sebanyak tujuh orang ditangkap, terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta. Aroma korupsi kembali menyeruak, dan publik kembali dibuat bertanya: siapa yang bermain di balik gelapnya praktik lancung ini?

“Tim dari Jakarta mengamankan tiga orang, dan tim dari Kendari mengamankan empat orang,” ungkap Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (7/8) malam.

Baca Juga: Lima Buronan Korupsi Belum Tertangkap, KPK Terus Kejar Hingga Luar Negeri

Tujuh sosok itu, kini tengah dalam perjalanan menuju Jakarta. Wajah-wajah mereka belum diungkap, namun dugaan keterlibatan dalam praktik korupsi sudah cukup untuk membuat malam mereka panjang dan mungkin menjadi titik awal babak baru dalam pengusutan skandal keuangan daerah.

“Karena jarak yang cukup jauh, mereka diperkirakan baru tiba tengah malam atau Jumat (8/8) pagi,” lanjut Asep.

Penangkapan ini bukan sekadar rutinitas. OTT di Sulawesi Tenggara menjadi penanda bahwa korupsi tidak mengenal batas wilayah. Bahkan di daerah yang jauh dari hiruk-pikuk ibu kota, praktik gelap masih merajalela, menyusup di ruang-ruang kebijakan dan anggaran.

Baca Juga: 21 Tersangka Suap Dana Hibah Jatim Siap Diseret ke Meja Hijau, KPK: Tinggal Tunggu Waktu

Tak hanya itu, Asep juga mengungkap bahwa masih ada satu tim KPK yang bertugas di Sulawesi Selatan. Isyarat ini memberi sinyal bahwa operasi belum selesai—masih ada pintu-pintu yang siap diketuk, dan tangan-tangan besi hukum yang tengah menunggu saat yang tepat untuk menciduk.

Belum ada keterangan resmi soal kasus apa yang melatarbelakangi OTT ini. Namun, mengingat pola-pola sebelumnya, besar kemungkinan berkaitan dengan suap proyek, pengadaan barang dan jasa, atau jual beli jabatan yang masih mengakar di banyak daerah.

Publik kini menanti dengan tegang: siapa saja yang terlibat? Berapa besar kerugian negara? Dan apakah KPK akan membawa semua yang bersalah ke meja hijau, atau justru terhenti di tengah jalan oleh kekuatan-kekuatan tak kasat mata?

Yang jelas, malam ini, Gedung KPK di Jakarta akan kembali menjadi saksi: tempat terakhir bagi para pelaku sebelum menghadapi jerat hukum yang menanti. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d