EKSPOSTIMES.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring Bupati Pati, Sudewo, dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik suap jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan desa. Penindakan dilakukan pada Selasa (20/1), menyasar proses pengisian jabatan perangkat desa.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dugaan suap tersebut berkaitan dengan pengisian jabatan kepala urusan (kaur), kepala seksi (kasi), hingga sekretaris desa (sekdes).
“Terkait pengisian jabatan kaur, kasi, ataupun sekdes,” ujar Budi saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis.
Dalam operasi itu, KPK mengamankan Sudewo bersama tujuh orang lainnya. Tiga di antaranya disebut berperan sebagai koordinator kecamatan yang bertindak sebagai pengepul dalam alur dugaan suap tersebut.
Seluruh pihak yang terjaring OTT langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga Selasa pagi, Sudewo dan pihak-pihak terkait tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Sudewo tampak memilih bungkam saat digiring masuk ke gedung lembaga antirasuah itu, tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
KPK menyatakan akan menggelar konferensi pers pada hari yang sama untuk menyampaikan konstruksi perkara, peran masing-masing pihak, serta status hukum para terperiksa. Lembaga antikorupsi itu menegaskan penanganan perkara dilakukan secara transparan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (cnn/tim)












