EKSPOSTIMES.COM- Harga emas batangan Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk kembali mencetak rekor tertinggi dalam sejarah. Pada perdagangan Kamis (3/4/2025), harga emas Antam melonjak Rp 17.000 menjadi Rp 1.836.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback (pembelian kembali) emas oleh Antam juga menembus level tertinggi sepanjang masa di Rp 1.688.000 per gram, naik Rp 17.000 dari perdagangan sebelumnya.
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan reli emas global yang terus berlanjut. Pada perdagangan Rabu (2/4/2025) waktu AS, harga emas dunia meroket 1,52% dan ditutup di US$ 3.162,6 per troy ons, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Tren kenaikan harga emas semakin solid. Dalam sebulan terakhir, harga emas global telah naik lebih dari 9%, sementara sejak awal 2025 (year-to-date), lonjakan harga telah melebihi 20%.
Salah satu faktor utama yang mendorong reli harga emas adalah kebijakan perdagangan Presiden AS, Donald Trump. Trump baru saja mengumumkan pemberlakuan tarif bea masuk resiprokal, yang akan mengenakan tarif tinggi bagi negara-negara dengan surplus dagang besar terhadap AS.
Baca Juga: Harga Emas Antam Meroket Jelang Lebaran, Cek Daftar Terbaru Hari Ini
Tarif minimum yang diterapkan adalah 10% untuk semua komoditas dan negara, sementara beberapa negara menghadapi tarif lebih besar China 34%, Uni Eropa 20%, Vietnam 46% dan Indonesia 32%.
Langkah Trump ini berpotensi memicu aksi balasan dari negara-negara mitra dagang. Jika itu terjadi, maka dunia bisa memasuki fase Perang Dagang skala global, yang dapat menghambat arus perdagangan internasional dan mengancam pertumbuhan ekonomi global.
Dampak yang ditakutkan adalah perlambatan ekonomi global hingga resesi, yang mendorong investor untuk mencari aset aman (safe haven). Dalam situasi seperti ini, emas selalu menjadi pilihan utama karena dianggap sebagai aset lindung nilai yang paling stabil.
Lonjakan permintaan emas sebagai bentuk perlindungan terhadap ketidakpastian ekonomi membuat harga terus merangkak naik. Jika ketegangan perdagangan semakin memanas, bukan tidak mungkin harga emas akan terus mencetak rekor baru dalam waktu dekat.
Dengan situasi pasar yang semakin tidak menentu, investor disarankan untuk terus memantau pergerakan emas dan mengambil langkah strategis dalam mengelola portofolio investasinya. (tim)












