Ekonomi & Bisnis

Anik Yulius Selvanus: TIFF 2026 Harus Jadi Etalase Budaya Sulut dan Penggerak UMKM

×

Anik Yulius Selvanus: TIFF 2026 Harus Jadi Etalase Budaya Sulut dan Penggerak UMKM

Sebarkan artikel ini
KETUA Dekranasda Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus menegaskan TIFF 2026 harus menjadi etalase budaya Sulawesi Utara sekaligus mendorong promosi produk UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui ajang internasional.

EKSPOSTIMES.COM- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menegaskan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 harus tampil sebagai ajang promosi budaya lokal sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi panitia TIFF 2026 di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (3/7/2026), menjelang pelaksanaan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 7–12 Agustus 2026 di Kota Tomohon.

Dalam pertemuan tersebut, Anik menyatakan Dekranasda Sulut bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan TIFF agar tidak hanya sukses sebagai agenda pariwisata bertaraf internasional, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“TIFF harus menjadi panggung yang menampilkan jati diri Sulawesi Utara. Budaya lokal, kerajinan, dan kekayaan alam daerah harus menjadi identitas yang diperkenalkan kepada dunia,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Anik kembali merancang motif batik khusus yang akan menjadi busana resmi TIFF 2026. Desain tersebut mengangkat kekayaan budaya dan potensi alam Sulawesi Utara, melanjutkan kontribusinya pada penyelenggaraan TIFF tahun sebelumnya.

Ia juga mengapresiasi meningkatnya kebanggaan masyarakat menggunakan batik khas Sulawesi Utara sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Menurut Anik, penyelenggaraan TIFF harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, terutama bagi pelaku UMKM. Momentum festival internasional itu dinilai strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“TIFF bukan sekadar festival bunga. Ini harus menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM,” katanya.

Panitia TIFF 2026 menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan Ketua Dekranasda Sulut. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dekranasda, Pemerintah Kota Tomohon, dan seluruh pemangku kepentingan diyakini akan memperkuat kualitas penyelenggaraan TIFF 2026 sekaligus memperbesar dampak ekonomi bagi masyarakat.

Audiensi turut dihadiri jajaran pengurus Dekranasda Sulawesi Utara dan panitia inti Tomohon International Flower Festival 2026. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *