Renungan

Hidup Dalam Terang Yang Sesungguhnya

×

Hidup Dalam Terang Yang Sesungguhnya

Sebarkan artikel ini
Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa." 1 Yohanes 1:7 (TB)

EKSPOSTIMES.COM – Ada kalanya kita tersenyum di hadapan banyak orang, tetapi menyimpan luka yang begitu dalam di dalam hati. Kita terlihat kuat, tetapi sebenarnya sedang berjuang. Kita terlihat baik, tetapi mungkin ada dosa yang diam-diam kita sembunyikan.

Kita bisa menyembunyikan kesalahan dari manusia, tetapi tidak ada satu pun yang tersembunyi di hadapan Tuhan. Manusia mungkin hanya melihat apa yang tampak di luar, tetapi Tuhan melihat sampai ke dalam hati.

Itulah sebabnya firman Tuhan hari ini berkata, “Jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang…”

Hidup dalam terang bukan berarti kita tidak pernah melakukan kesalahan. Hidup dalam terang berarti kita tidak lagi memilih untuk bersembunyi di balik kegelapan. Ketika jatuh dalam dosa, kita datang kepada Tuhan. Ketika bersalah, kita mengakuinya. Ketika hati dipenuhi kebencian, kita meminta Tuhan mengubahnya. Ketika tersesat, kita kembali kepada-Nya.

Terang Tuhan terkadang terasa menyakitkan karena terang akan memperlihatkan apa yang selama ini kita sembunyikan.

Terang itu memperlihatkan kesombongan kita. Terang itu memperlihatkan kepahitan kita. Terang itu memperlihatkan kebencian yang kita simpan bertahun-tahun. Terang itu memperlihatkan kebiasaan buruk yang selama ini kita anggap biasa.

Namun jangan takut terhadap terang Tuhan! Sebab terang yang menyingkapkan dosa adalah terang yang juga membawa kita kepada pengampunan.

Firman Tuhan berkata, “darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.”

Betapa besar kasih Tuhan kepada kita! Dosa kita mungkin banyak, tetapi kasih karunia Tuhan jauh lebih besar. Kesalahan kita mungkin begitu dalam, tetapi pengorbanan Kristus sanggup menyucikan kita. Masa lalu kita mungkin penuh kegagalan, tetapi Tuhan masih memberikan kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru.

Saudara yang dikasihi Tuhan, Jangan terus tinggal di dalam kegelapan ketika Kristus sudah memanggil kita kepada terang. Jangan terus memelihara dosa yang sebenarnya harus kita tinggalkan. Jangan terus menyimpan kebencian ketika Tuhan mengajarkan kita untuk mengampuni. Jangan terus hidup dalam kepalsuan ketika Tuhan memanggil kita hidup dalam kebenaran.

Mungkin hari ini ada seseorang yang datang beribadah dengan hati yang hancur. Mungkin ada yang merasa tidak layak lagi datang kepada Tuhan. Mungkin ada yang berkata dalam hati, “Tuhan, apakah Engkau masih mau menerima saya?” Jawabannya: Ya!

Datanglah kepada Kristus. Bukalah hati. Akuilah dosa. Tinggalkan kegelapan. Biarkan darah Yesus menyucikan kehidupan kita. Sebab Tuhan tidak memanggil kita untuk terus tinggal dalam dosa. Tuhan memanggil kita untuk hidup dalam terang-Nya.

Hari ini, mari kita mengambil keputusan: Saya mau hidup dalam terang. Saya mau meninggalkan dosa. Saya mau membiarkan Kristus membersihkan hati saya. Saya mau berjalan dalam kebenaran-Nya.

Kiranya ketika orang melihat kehidupan kita, mereka bukan hanya melihat seseorang yang mengaku percaya kepada Kristus, tetapi melihat terang Kristus yang nyata melalui kehidupan kita.

Sebab hidup dalam terang berarti berani meninggalkan kegelapan, menyucikan diri dari segala dosa, dan terus berjalan bersama Yesus dalam kebenaran sampai akhir kehidupan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *