EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memastikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) dilakukan tepat waktu menjelang Idulfitri.
Kepastian ini disampaikan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, sebagai bagian dari langkah menjaga stabilitas daya beli masyarakat.
Pemprov Sulut mengalokasikan anggaran sebesar Rp67,2 miliar untuk 16.949 ASN yang terdiri atas pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta PPPK paruh waktu di lingkungan pemerintah provinsi.
Percepatan pencairan THR dinilai bukan sekadar kebijakan rutin tahunan, melainkan instrumen fiskal daerah untuk mendorong konsumsi rumah tangga menjelang hari besar keagamaan.
Momentum ini secara konsisten menjadi pemicu peningkatan transaksi, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“THR ini bagian dari komitmen pemerintah menjaga kesejahteraan ASN, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah,” ujar Yulius di Manado, Selasa (17/3).
Di sisi lain, pemerintah mengingatkan agar pemanfaatan THR tetap berorientasi pada kebutuhan utama. Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan belanja secara bijak, terutama dalam menghadapi lonjakan konsumsi saat Lebaran.
Ia juga menggarisbawahi bahwa nilai Idulfitri tidak identik dengan peningkatan konsumsi berlebihan, melainkan pada penguatan nilai kesederhanaan dan solidaritas sosial.
Pemerintah daerah berharap pencairan THR tepat waktu dapat memberi ruang bagi ASN memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjaga optimisme ekonomi daerah. Selain itu, kebijakan ini diharapkan berdampak pada peningkatan kinerja aparatur dalam pelayanan publik.
“Dengan kebutuhan keluarga terpenuhi, diharapkan kinerja ASN tetap optimal,” kata Yulius. (tim)













