Berita UtamaPolitik & Pemerintahan

Pemprov Sulut Kebut Proyek PSEL Manado Raya, Lima Daerah Disatukan dalam Skema Aglomerasi

×

Pemprov Sulut Kebut Proyek PSEL Manado Raya, Lima Daerah Disatukan dalam Skema Aglomerasi

Sebarkan artikel ini
SUASANA penandatanganan kesepakatan bersama pembangunan fasilitas PSEL Manado Raya antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mempercepat realisasi fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk kawasan Manado Raya, sebagai respons atas tekanan persoalan sampah perkotaan yang kian meningkat.

Komitmen itu ditegaskan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Senin (13/4).

Kesepakatan ini menjadi pijakan awal pembangunan fasilitas PSEL berbasis teknologi, yang diarahkan untuk mengubah beban sampah menjadi sumber energi listrik.

Gubernur Yulius menekankan, proyek ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan strategi jangka panjang untuk mengurai persoalan klasik di wilayah urban. “Sampah harus ditempatkan sebagai sumber daya, bukan lagi ancaman,” ujarnya.

PSEL Manado Raya akan dibangun dengan pendekatan aglomerasi, melibatkan lima daerah, yakni Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, dan Minahasa Utara. Skema ini dirancang untuk menjamin pasokan sampah sebagai bahan baku tetap terpenuhi agar operasional pembangkit berjalan berkelanjutan.

Menteri Hanif mengingatkan, keberhasilan proyek sangat ditentukan kesiapan daerah, terutama pada sistem pengangkutan sampah, regulasi pendukung, serta kepastian pembiayaan. Tanpa itu, proyek berisiko tersendat di tahap implementasi.

Pemprov Sulut bersama pemerintah kabupaten/kota kini menyiapkan perjanjian kerja sama lanjutan yang lebih teknis. Fokusnya mencakup pembentukan kelembagaan pengelola serta standarisasi kualitas sampah sesuai kebutuhan teknologi PSEL.

Dengan langkah ini, Sulawesi Utara diarahkan menyusul penerapan sistem serupa di Bandung Raya. Pemerintah daerah menargetkan proyek ini tidak hanya menekan volume sampah, tetapi juga mendorong kemandirian energi dan peningkatan kualitas lingkungan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d