EKSPOSTIMES.COM- Aksi kekerasan bersenjata tajam kembali menggemparkan Minahasa. Seorang remaja pria berinisial FP (18), warga Kelurahan Tuutu, Tondano Barat, menyerang seorang gadis berusia 17 tahun dengan senjata tajam jenis katana di sebuah pabrik tahu pada Jumat dini hari (25/7/2025) sekitar pukul 02.30 WITA.
Korban, GS (17), seorang wiraswasta asal Desa Touliang, Kakas Barat, mengalami luka serius akibat serangan tersebut. Peristiwa berdarah ini terjadi di dalam pabrik tahu milik Rommy Tumilantouw. Tanpa peringatan, pelaku masuk ke area pabrik dan langsung mengayunkan katana ke arah korban.
“Korban mengalami luka tebas pada rusuk kanan, tiga jari tangan kanan, lengan kanan, serta tiga luka gores di punggung,” jelas Kanit Resmob Polres Minahasa, Aipda Hendra Mandang, S.H.
Beruntung, insiden ini tidak berlanjut menjadi tragedi lebih besar setelah orang tua pelaku tiba di lokasi dan melerai kejadian. Namun, korban harus dilarikan ke fasilitas medis untuk menjalani perawatan intensif akibat luka-luka serius yang dideritanya.
Pelaku langsung diamankan oleh tim gabungan Resmob Polres Minahasa dan Polsek Tondano. Ia kemudian dibawa ke Mapolres Minahasa untuk diproses hukum lebih lanjut.
“Pelaku telah kami serahkan ke piket Reskrim untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik masih mendalami motif di balik aksi penyerangan ini,” tambah Mandang.
Kasus penyerangan dengan senjata tajam ini menambah daftar kekerasan remaja yang ditangani Polres Minahasa. Kapolres Minahasa, AKBP Stevent J.R. Simbar, S.I.K., menegaskan komitmennya dalam memberantas kekerasan yang mengancam ketertiban masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi tindakan brutal semacam ini. Kami minta masyarakat, terutama generasi muda, untuk menyelesaikan persoalan secara damai,” tegasnya.
Warga sekitar berharap korban segera pulih, dan pelaku mendapatkan proses hukum yang maksimal sebagai bentuk efek jera dan peringatan keras terhadap aksi kekerasan di lingkungan sosial. (Riz/Fharly)













