EKSPOSTIMES.COM- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa harga beras dan minyak goreng tidak boleh mengalami kenaikan. Pasalnya, produksi kedua komoditas tersebut masih melimpah, sehingga tidak ada alasan untuk lonjakan harga di pasaran.
“Saya intens berkoordinasi dengan jajaran Kementan. Dari hasil pantauan kami, secara umum harga bahan pokok stabil,” kata Mentan Amran saat meninjau operasi pasar pangan murah di Kantor Pos Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Selasa (18/3/2025).
Mentan meminta agar seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), hingga pemangku kepentingan lainnya, turut mengawasi agar harga beras dan minyak goreng tetap stabil.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Mentan Pastikan Stok Pangan Aman, Produksi Naik 52 Persen
“Yang paling penting, komoditas beras dan minyak goreng tidak boleh naik. Tidak ada alasan untuk kenaikan harga, karena stok masih melimpah,” tegasnya.
Selain memastikan stabilitas harga, Mentan Amran juga mengingatkan agar tidak ada pengurangan volume dalam distribusi bahan pokok yang diperuntukkan bagi masyarakat.
“Saya minta semua pihak ikut mengawal agar tidak ada pengurangan volume barang. Ini untuk membantu masyarakat, jadi harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Baca Juga: Wamentan Gandeng TNI Kawal Harga Gabah, Pastikan Petani Tak Merugi
Operasi pasar pangan murah ini merupakan program inisiatif Kementerian Pertanian RI yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadan 2025.
Ketua Satgas Nasional Operasi Pasar Pos Indonesia, Dino Ariyadi, mengungkapkan bahwa lebih dari 4.000 titik operasi pasar murah telah digelar di seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.
“Kantor Pos Indonesia mendapatkan tugas menggelar operasi pasar pangan murah, ini adalah inisiatif dari Kementan agar Kantor Pos bisa menjadi lokasi belanja bahan pokok yang mudah diakses masyarakat,” jelas Dino.
Baca Juga: Menteri Pertanian Copot 11 Pejabat Kementan, Bongkar Skandal Pupuk Palsu Senilai Rp3,2 Triliun
Dino juga memastikan bahwa harga bahan pangan dalam operasi pasar tetap stabil.
“Bapak Mentan sudah meninjau langsung kondisi operasi pasar pangan murah di Kalimantan Selatan. Semua harga masih stabil,” ujarnya.
Dengan adanya operasi pasar ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mencegah spekulasi harga di pasaran. (tim)













