Ekonomi & Bisnis

Polda Sulut Genjot Gerakan Pangan Murah Polri-Bulog, 182 Ton Beras Sudah Tersalurkan di 15 Kabupaten/Kota

×

Polda Sulut Genjot Gerakan Pangan Murah Polri-Bulog, 182 Ton Beras Sudah Tersalurkan di 15 Kabupaten/Kota

Sebarkan artikel ini
Kapolda Sulut Irjen Roycke Harry Langie menyalurkan beras SPHP dalam Gerakan Pangan Murah Polri–Bulog di Manado.
Kapolda Sulut Irjen Roycke Harry Langie menyerahkan bantuan beras SPHP kepada warga di Pasar Bersehati, Manado, Kamis (14/8/2025).

EKSPOSTIMES.COM- Gerakan Pangan Murah hasil kolaborasi Polri dan Bulog resmi dilaunching serentak se-Indonesia pada Kamis (14/8/2025). Kegiatan utama dipusatkan di Kanwil Bulog Jakarta Banten, Jakarta Utara, dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Mendagri M. Tito Karnavian, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, dan Dirut Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Launching yang terhubung melalui video conference ini diikuti seluruh Polda dan Polres, termasuk Polda Sulut yang melaksanakan kegiatan dari Pasar Bersehati, Manado. Hadir Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, jajaran Pejabat Utama Polda Sulut, Forkopimda, dan Kepala Perum Bulog SulutGo Ermin Tora.

Usai mengikuti launching, Kapolda Sulut menyerahkan bantuan pangan kepada warga dan meninjau langsung penjualan beras SPHP di lokasi.

Baca Juga: Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie Pimpin Sertijab, Ini Daftar Pejabat yang Bergeser

Dirbinmas Polda Sulut Kombes Pol Julianto Sirait mengungkapkan, Gerakan Pangan Murah di Sulut telah berjalan sejak Jumat (8/8) dan hingga kini sudah menyalurkan sekitar 182 ton beras di 15 kabupaten/kota. Target pendistribusian ditetapkan 100 ton per hari, dan pada Kamis ini dilaksanakan serentak di 21 lokasi di seluruh jajaran Polda Sulut.

“Tujuan kami adalah membantu Bulog mempercepat distribusi beras dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Julianto.

Kepala Perum Bulog SulutGo Ermin Tora memastikan stok beras di gudang aman hingga awal 2026. Saat ini Bulog menyimpan sekitar 30.000 ton beras, sementara kebutuhan penyaluran SPHP dan bantuan pangan mencapai 5.000 ton per bulan.

Baca Juga: Terima Pataka Maesa’an Waya, Begini Kata Irjen Pol Roycke Harry Langie untuk Personil Polda Sulut

“Dengan stok yang ada, suplai aman hingga Januari-Februari 2026. Penyaluran dilakukan melalui pasar, ritel modern, koperasi, hingga Gerakan Pangan Murah,” jelas Ermin.

Secara nasional, kinerja penyaluran beras SPHP di Sulut menempati peringkat kelima. Bulog bersama Polri optimistis target distribusi harian 100 ton dapat tercapai.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan menambahkan, program ini telah memberikan dampak nyata terhadap harga beras medium di pasaran.

“Data per Kamis (14/8) pukul 13.00 WIB menunjukkan harga beras medium turun dari Rp16.115 menjadi Rp16.072 per kilogram,” ujarnya.

Dengan masifnya Gerakan Pangan Murah, diharapkan harga beras tetap stabil dan masyarakat mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (len)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *