EKSPOSTIMES.COM- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku belum mendapatkan informasi pasti terkait kemungkinan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) dilelang ke salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Belum, harus yang pasti. Kalau nggak salah, dilelang,” ujar Agus saat ditemui di Jakarta, Senin (31/3/2025).
Spekulasi semakin berkembang setelah muncul kabar bahwa Danareksa, holding BUMN yang bergerak di bidang transformasi dan investasi, berpotensi mengambil alih Sritex.
Namun, Agus belum bisa memastikan hal tersebut dan menegaskan bahwa keputusan resmi akan diumumkan oleh pihak kurator.
“Pengumumannya nanti dari kurator Sritex,” tambahnya.
Krisis yang melanda Sritex semakin dalam setelah 8.400 karyawannya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) per 1 Maret 2025. Pemerintah saat ini tengah berupaya mencari solusi agar para mantan pekerja bisa kembali mendapatkan pekerjaan dalam dua minggu ke depan.
Baca Juga: Pemprov Jateng Upayakan Solusi untuk 10 Ribu Buruh Sritex yang Terkena PHK
Kurator PT Sritex, Nurma Sadikin, mengungkapkan bahwa salah satu langkah yang ditempuh adalah membuka opsi penyewaan alat berat. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan nilai aset pailit sekaligus menjaga agar nilainya tidak turun.
“Kami telah membangun komunikasi dengan sejumlah investor. Dalam dua minggu ke depan, mereka akan memutuskan siapa yang akan menyewa aset Sritex,” ujar Nurma.
Menurutnya, jika penyewaan aset ini terealisasi, akan ada peluang bagi para karyawan yang terdampak PHK untuk dipekerjakan kembali oleh pihak penyewa.
Di tengah ketidakpastian, Nurma memastikan bahwa tim kurator tetap berkomitmen untuk membayarkan seluruh hak buruh yang terkena PHK.
“Hak-hak buruh, termasuk pesangon dan hak lainnya, saat ini masih dalam proses pendaftaran tagihan,” tegasnya.
Seiring berjalannya proses lelang dan pembahasan dengan investor, ribuan eks-karyawan Sritex kini menanti kepastian terkait masa depan mereka.
Akankah Sritex kembali beroperasi dengan wajah baru di bawah kendali BUMN? Semua mata kini tertuju pada keputusan kurator dalam beberapa pekan ke depan. (tim)













