Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Dunia Meroket ke Rekor Tertinggi, Terus Menuju USD3.000

×

Harga Emas Dunia Meroket ke Rekor Tertinggi, Terus Menuju USD3.000

Sebarkan artikel ini
Grafik menunjukkan lonjakan harga emas dunia mencapai USD2.985 per ounce pada Kamis, 14 Maret 2025, yang dipicu oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan AS dan spekulasi penurunan suku bunga oleh The Fed. Harga emas spot XAU/USD mengalami kenaikan 1,70 persen, diperkirakan akan terus melesat menuju USD3.000.
Foto Ilustrasi

EKSPOSTIMES.COM – Harga emas mencatatkan rekor tertinggi baru, mencapai USD2.985 per ounce pada Kamis waktu setempat. Lonjakan ini dipicu oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) kemungkinan akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.

Menurut laporan dari FXStreet, harga emas spot XAU/USD naik 1,70 persen, diperdagangkan di USD2.983 per ounce, dan diperkirakan akan terus melonjak menuju USD3.000.

Baca Juga: Harga Emas Melonjak! Cek Daftar Lengkap Harga Terbaru di Antam dan Pegadaian

Dengan lonjakan harga emas yang signifikan, ada beberapa faktor kunci yang turut mendorong kenaikan logam mulia ini.

1. Ketidakpastian Perang Dagang AS

Sebagai faktor utama, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang meluncurkan perang dagang dengan sejumlah negara mitra AS memicu investor untuk mencari aset safe haven, seperti emas. Fluktuasi tarif impor terus menarik dana ke logam mulia ini, yang pada gilirannya semakin meningkatkan daya tarik emas sebagai pilihan investasi.

2. Kemungkinan Pemangkasan Suku Bunga oleh The Fed

Selain itu, pasar memperkirakan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam kebijakan moneter minggu depan. Namun, terdapat ekspektasi bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga di masa mendatang, yang semakin meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan mengangkat harga emas lebih tinggi.

3. Data Ekonomi AS yang Menunjukkan Ketidakpastian

Data terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) menunjukkan bahwa inflasi stabil dan ada sedikit penurunan pada sisi produsen. Selain itu, klaim tunjangan pengangguran mengalami penurunan, yang memperburuk ketidakpastian ekonomi. Akibatnya, semakin banyak investor beralih ke emas sebagai aset yang lebih aman.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Turun! Waktunya Beli? Cek Daftar Lengkapnya

Kenaikan harga emas dunia berimbas pada harga emas batangan Antam di Indonesia. Berdasarkan data dari Logam Mulia Antam, harga emas mengalami lonjakan Rp28.000 per gram, dari Rp1.714.000 menjadi Rp1.742.000 per gram pada Jumat, 14 Maret 2025.

Tak hanya itu, harga jual kembali (buyback) emas juga meningkat menjadi Rp1.591.000 per gram, yang menunjukkan adanya permintaan emas yang tinggi di pasar domestik.

Berikut adalah harga emas batangan Antam pada Jumat, 14 Maret 2025, yang dapat dijadikan referensi bagi investor:

  • 0,5 gram: Rp921.000
  • 1 gram: Rp1.742.000
  • 2 gram: Rp3.424.000
  • 3 gram: Rp5.111.000
  • 5 gram: Rp8.485.000
  • 10 gram: Rp16.915.000
  • 25 gram: Rp42.162.000
  • 50 gram: Rp84.245.000
  • 100 gram: Rp168.412.000
  • 250 gram: Rp413.765.000
  • 500 gram: Rp420.765.000
  • 1.000 gram: Rp1.682.600.000

Berdasarkan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi jual beli emas batangan dikenakan pajak sebagai berikut:

  • Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
  • Penjualan emas (buyback) lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk NPWP dan 3% untuk non-NPWP.

Dengan adanya kebijakan pajak ini, penting bagi pembeli dan penjual emas untuk memahami ketentuan yang berlaku agar transaksi berjalan sesuai dengan peraturan yang ada. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *