Hukum & Kriminal

Drama Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Abraham Samad Bilang tak Pernah Dipanggil, Saksi Lain Hilang

×

Drama Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Abraham Samad Bilang tak Pernah Dipanggil, Saksi Lain Hilang

Sebarkan artikel ini
Abraham Samad bantah terlibat kasus ijazah palsu Jokowi, dua saksi mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya
Kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi kembali menghangat. Abraham Samad membantah dipanggil Polda Metro Jaya.

EKSPOSTIMES.COM- Drama hukum seputar dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo kembali memanas. Dua saksi yang dijadwalkan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat (9/5/2025) tidak hadir tanpa keterangan resmi. Kedua nama yang disebut adalah MS dan AS, yang diduga kuat merujuk pada Michael Sinaga (podcaster) dan Abraham Samad, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun, Abraham Samad langsung membantah keterlibatannya dan menyatakan tidak pernah mendapat panggilan resmi dari kepolisian.

Baca Juga: Dua Saksi Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan dalam Kasus Fitnah Ijazah Jokowi

“Sampai detik ini, saya tidak pernah menerima surat atau undangan dari Polda Metro Jaya. Dan saya juga tidak ada kaitannya dengan isu ijazah Presiden Jokowi,” ujar Abraham dalam pernyataan tertulis, Selasa (13/5/2025).

Pihak kepolisian belum menjelaskan alasan ketidakhadiran dua saksi tersebut. Namun, AKBP Reonald Simanjuntak, Kasubid Penmas Polda Metro Jaya, memastikan prosedur pemanggilan ulang akan dijalankan sesuai ketentuan.

“Biasanya jika saksi tidak hadir, akan diberikan waktu tambahan 3 hingga 6 hari. Setelah itu baru dikirimkan panggilan kedua,” jelasnya, Senin (12/5/2025).

Sementara itu, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) sebagai pelapor, telah menghadirkan tiga saksi kunci pada Kamis (8/5). Mereka adalah Rustam Effendi, Kurnia Tri Royani, dan Damai Hari Lubis, yang diklaim membawa sejumlah dokumen dan bukti pendukung.

“Ketiga saksi sudah hadir dan memberikan keterangan lengkap. Proses klarifikasi masih berlangsung di Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Rahmat Himaran, juru bicara TPUA.

Satu nama lain, yakni Rizal Fadillah, Wakil Ketua TPUA, absen dalam pemeriksaan dengan alasan kesehatan. Namun pihaknya mengklaim telah menyiapkan bukti video yang tetap diserahkan ke penyidik sebagai bagian dari pelaporan.

Baca Juga: Pengacara Serahkan Ijazah Asli Jokowi ke Bareskrim, Respons Tuduhan Palsu

“Video itu disiapkan langsung oleh Bapak Rizal, sebagai bahan bukti tambahan untuk mendukung laporan kami,” imbuh Rahmat.

Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Joko Widodo sebagai terlapor ini mencuat di tengah atmosfer politik yang memanas menjelang Pemilu. Meski proses baru masuk tahap penyelidikan, isu ini sudah menyedot perhatian publik nasional dan menciptakan polarisasi opini.

Polda Metro Jaya memastikan akan memproses laporan sesuai hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan objektivitas. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d