EKSPOSTIMES.COM- Provinsi Sulawesi Utara memasuki babak baru dalam tata kelola pemerintahan. Gubernur Sulut, Yulius Selvanus K. (YSK), resmi melantik 20 Staf Khusus Gubernur Sulut pada Selasa (22/4/2025) di Manado, sebuah gebrakan yang disebut sebagai strategi percepatan pembangunan dan inovasi lintas sektor.
Dengan semangat “kerja nyata untuk Sulut yang lebih maju”, pelantikan ini diyakini menjadi kunci menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan daerah, dari sektor pendidikan hingga perikanan.
Drs Ferdinand E.M. Mewengkang ditunjuk sebagai Koordinator Staf Khusus, merangkap penanggung jawab bidang Pemerintahan dan Pengembangan SDM.
“Ini bukan sekadar seremoni. Kami butuh energi baru, pemikiran segar, dan tangan-tangan ahli untuk menggerakkan roda pembangunan,” ujar Gubernur YSK dalam pidatonya.
Daftar 20 Staf Khusus ini mencerminkan keberagaman latar belakang: ada profesor, mantan birokrat, aktivis, politisi, hingga pensiunan aparat. Mereka akan menangani sektor-sektor strategis seperti investasi, pendidikan, kebudayaan, ekonomi, hukum, perhubungan, hingga pariwisata dan kelautan.
Gubernur menegaskan bahwa peran para staf khusus ini bukan simbolis, melainkan nyata: menjembatani suara rakyat dan kebijakan, menciptakan inovasi kebijakan, dan mendampingi pelaksanaan program-program prioritas.
“Kolaborasi lintas sektor adalah keniscayaan. Kami ingin respons cepat, solusi tepat,” tandas YSK.
Langkah ini juga bertujuan untuk memperluas partisipasi publik dalam pembangunan daerah. Masyarakat kini bisa lebih mudah menyampaikan aspirasi melalui para staf khusus yang ditugaskan menjangkau berbagai elemen sosial.
20 Staf Khusus Gubernur Sulut dan Bidang Penugasannya:
1. Ferdinand E.M. Mewengkang – Koordinator / Pemerintahan & SDM
2. Max Lomban – Kebudayaan
3. Prof Grevo Gerung – Pendidikan
4. Dr. Fiko Inga – Politik & Kebijakan
5. Prof Benny Pinontoan – SDA
6. Recky H. Langie – Investasi
7. Dr Magdalena Wullur – Perencanaan Pembangunan
8. Olvie Limpele – Sosial & Kerohanian
9. Fariest Soeharyo – Kepemudaan
10. Herold V. Kaawoan – Pemberdayaan Masyarakat
11. Marlina Moha Siahaan – Perempuan & Anak
12. Samuel Patabang – Ekonomi & Pembangunan
13. Daniel Duma – Pertambangan & Energi
14. Christian Yokung – Olahraga
15. Ir Johan Malonda – Perhubungan
16. Dr Devi Malalantang – Pariwisata
17. Reza Sofian, SH – Perikanan & Kelautan
18. John Sada, SH., MH. – Hukum & HAM
19. Nurjanah Seliani – Hubungan Antar Lembaga
20. AKBP (Purn) Tommy Lahama – Kesatuan Bangsa
Gubernur YSK mengakhiri pidatonya dengan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung kinerja tim staf khusus.
“Tugas besar menanti. Tapi saya yakin, dengan tim ini, Sulut bisa melompat lebih tinggi, menjadi provinsi yang unggul dan sejahtera,” sebutnya.
Langkah ini menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk membangun pemerintahan yang inovatif, partisipatif, dan berorientasi hasil. Masyarakat kini menanti gebrakan nyata dari 20 otak strategis yang baru dilantik.
(riz)













