Peristiwa

Novita Lumintang Resmi Jabat Sekretaris Balitbangda Sulut, Gubernur YSK: Lima Tahun Itu Pendek, Mari Kita Berlari

×

Novita Lumintang Resmi Jabat Sekretaris Balitbangda Sulut, Gubernur YSK: Lima Tahun Itu Pendek, Mari Kita Berlari

Sebarkan artikel ini
Novita Lumintang dilantik sebagai Sekretaris Balitbangda Sulawesi Utara oleh Gubernur YSK dalam upacara resmi di Manado.
Pelantikan Novita Lumintang sebagai Sekretaris Balitbangda Sulut oleh Gubernur YSK

EKSPOSTIMES.COM- Komitmen membangun Sulawesi Utara dengan kerja nyata kembali ditegaskan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) saat melantik Novita Lumintang, SSTP., M.Si sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulut, Jumat (16/5/2025), di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat reformasi birokrasi, Gubernur YSK memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan, disaksikan para pejabat eselon Pemprov Sulut. Proses ini turut ditandai dengan penandatanganan berita acara dan pakta integritas sebagai bentuk keseriusan dalam mengemban amanah.

Baca Juga: Gubernur YSK Bangkitkan Tambang Rakyat! IUP Dihentikan, WPR Disuarakan ke Pusat

“Lima tahun itu waktu yang singkat. Kita harus berlari, bukan berjalan. Jabatan ini bukan soal kebanggaan, tapi soal tanggung jawab,” tegas Gubernur dalam sambutannya.

Sebelum dipercaya menjabat sebagai sekretaris, Novita Lumintang dikenal aktif dalam pelestarian sejarah dan budaya sebagai Kabid Cagar Budaya, Sejarah, Tradisi, dan Permuseuman pada Dinas Kebudayaan Daerah Sulut.

Pengalamannya di birokrasi dan kedekatannya dengan kerja berbasis data dan riset diharapkan mampu memperkuat peran strategis Balitbangda sebagai pusat inovasi dan pengembangan daerah.

Dalam arahannya, YSK tidak hanya menyoroti pentingnya percepatan program, tetapi juga menyerukan kepedulian sosial dari jajaran ASN, khususnya terhadap masyarakat di wilayah terluar dan tertinggal.

“Jabatan tidak hanya soal kinerja teknis. Pemimpin harus punya empati. Harus peka terhadap masyarakat yang tak tersentuh. Itu makna kerja inklusif yang saya maksud,” ujar YSK.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap program pemerintah harus mengakar pada kebutuhan rakyat, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Baca Juga: Cap Tikus Sulawesi Utara Siap Go Internasional, Gubernur YSK Dorong Ekspor dan Kesejahteraan Petani Aren

Gubernur YSK juga mengklarifikasi kebijakan terkait rotasi jabatan. Ia menegaskan bahwa mutasi bukan alat tekanan, melainkan keputusan yang akan diambil secara selektif dan berdasarkan kebutuhan riil.

“Saya tidak mau menggeser orang kalau bukan karena alasan pribadi atau kebutuhan sangat mendesak. Jabatan bukan hadiah, tapi kepercayaan,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda penataan organisasi dan akselerasi reformasi birokrasi yang digagas oleh YSK sejak awal menjabat. Fokusnya adalah membangun jajaran ASN yang adaptif, responsif, dan mampu menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d