EKSPOSTIMES.COM- Dalam keheningan yang mencekam, Komisaris Utama Bank Sulut Gorontalo (BSG), Edwin Silangen, menjalani pemeriksaan panjang oleh penyidik Tipidkor Polda Sulut, Rabu (20/11/2024). Selama hampir 12 jam, ia “terkurung” di balik pintu tertutup, menambah lapisan misteri pada kasus yang disebut-sebut terkait dugaan penyalahgunaan dana hibah Rp21 miliar.
Tepat pukul 10.15 WITA, Silangen tiba di Mapolda Sulut. Dengan langkah cepat, ia langsung menuju ruang penyidik nomor 9, tempat segalanya dimulai. Jam demi jam berlalu, dan hingga malam menjelang, ia tetap berada di dalam ruangan itu.
Namun, sebuah kejanggalan terjadi. Saat akhirnya meninggalkan gedung pukul 22.25 WITA, ia terlihat keluar dari ruang nomor 8, bukan dari ruang nomor 9 tempat pemeriksaan dimulai.
Ketegangan pun memuncak saat wartawan, yang telah menunggu lama, mencoba meminta keterangan. Namun, upaya itu dihentikan secara paksa oleh dua pria berbaju putih, diduga staf Silangen. Dengan sikap agresif, mereka menghalangi para jurnalis, bahkan mendorong beberapa di antaranya, membuat suasana di lokasi semakin panas.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana hibah Pemprov Sulut ke Sinode GMIM, sebuah isu yang mencuat saat Silangen masih menjabat sebagai Sekretaris Provinsi Sulut.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Michael Thamsil, hanya memberikan jawaban singkat.
“Iya, masih dalam proses pemeriksaan penyidik,” ujarnya. (tim)












