Hukum & Kriminal

Tragis! Sebelum Dibunuh, Jurnalis Muda di Banjarbaru Diduga Dirudapaksa Oknum Anggota TNI AL di Hotel

×

Tragis! Sebelum Dibunuh, Jurnalis Muda di Banjarbaru Diduga Dirudapaksa Oknum Anggota TNI AL di Hotel

Sebarkan artikel ini
Seorang jurnalis muda di Banjarbaru, Juwita (23), ditemukan tewas dengan dugaan kekerasan seksual dan pembunuhan oleh oknum TNI AL.
Tragedi Juwita: Jurnalis Muda Banjarbaru Diduga Diperkosa dan Dibunuh Oknum TNI AL

EKSPOSTIMES.COM- Tragedi menggemparkan terjadi di Banjarbaru. Seorang jurnalis muda, Juwita (23), ditemukan tewas mengenaskan di Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, pada Sabtu (22/3). Dugaan awal menyebut kecelakaan tunggal, namun fakta baru mengarah pada tindak kekerasan.

Kuasa hukum keluarga korban, Muhamad Pazri, mengungkapkan bahwa Juwita sempat mengalami kekerasan seksual sebelum akhirnya dibunuh. Terduga pelaku, yang merupakan oknum anggota TNI AL berinisial Kelasi Satu J, diduga merudapaksa korban sebanyak dua kali.

“Berdasarkan alat bukti yang kami miliki, korban mengalami kekerasan seksual. Ini adalah pemerkosaan,” ungkap Pazri saat memberikan keterangan kepada penyidik di Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Denpomal) Banjarmasin, Rabu.

Juwita pertama kali berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada September 2024. Hubungan mereka berlanjut hingga bertukar nomor telepon, hingga akhirnya, pada periode 25-30 Desember 2024, pelaku meminta korban untuk memesan kamar hotel di Banjarbaru dengan alasan kelelahan setelah bertugas. Tanpa curiga, korban memenuhi permintaan tersebut.

Baca Juga: TNI AL Pastikan Proses Hukum Tanpa Ampun Bagi Pembunuh Jurnalis Muda di Banjarbaru

Setelah masuk ke kamar hotel, pelaku diduga memaksa korban ke tempat tidur, lalu mencekik dan memperkosanya. Kejadian serupa terjadi kembali pada 22 Maret 2025, tepat sebelum korban ditemukan tak bernyawa.

Menurut Pazri, korban sempat menceritakan kejadian tersebut kepada kakak iparnya pada 26 Januari 2025. Bahkan, Juwita memiliki bukti berupa video berdurasi lima detik yang menunjukkan pelaku mengenakan pakaian setelah melakukan aksinya. Dalam video itu, korban tampak ketakutan sehingga rekaman bergetar.

Hingga kini, pihak Denpomal Banjarmasin belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Namun, diketahui bahwa Kelasi Satu J yang sebelumnya bertugas di Lanal Balikpapan telah diserahkan ke Denpomal Banjarmasin untuk ditahan sejak Jumat (28/3) malam.

Saat pertama kali ditemukan, jasad Juwita tergeletak di tepi jalan bersama sepeda motornya. Dugaan awal menyebut kecelakaan tunggal, namun warga yang menemukan jasadnya tidak melihat tanda-tanda kecelakaan. Justru, terdapat luka lebam di leher korban, serta ponselnya yang menghilang menambah kejanggalan.

Sebagai seorang jurnalis di media daring lokal, Juwita tercatat sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel dan telah mengantongi sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.

Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan publik menantikan keadilan bagi Juwita. Tetap ikuti perkembangan berita ini hanya di kanal berita tepercaya. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d