EKSPOSTIMES.COM- Persiapan
Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) 2026 di Kabupaten Minahasa mulai digerakkan. Pemerintah kabupaten telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada para camat agar segera menyiapkan tahapan awal, termasuk sosialisasi kepada pemerintah desa dan masyarakat.
Langkah awal ini menjadi sinyal dimulainya proses menuju pemilihan kepala desa di berbagai wilayah Minahasa yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.
Di tengah tahapan awal tersebut, tokoh pemuda Minahasa, Jufri Mantak S.Pd, mengingatkan pentingnya menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa, terutama dari praktik politik uang.
“Jika terbukti melakukan politik uang, calon harus langsung didiskualifikasi. Bahkan perlu ada sanksi pidana agar memberi efek jera,” kata Mantak, Sabtu (14/3/2026).
Menurut dia, Pilhut bukan sekadar pergantian kepemimpinan desa, melainkan momentum menentukan arah pembangunan desa ke depan. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan hak pilih secara rasional dan tidak mudah tergoda imbalan materi.
Mantak menilai integritas dan komitmen antikorupsi harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih calon hukum tua. Pemilih, kata dia, perlu menilai rekam jejak serta keseriusan kandidat melalui program dan visi-misi yang ditawarkan.
“Program yang jelas dan realistis menunjukkan keseriusan calon. Hindari kandidat yang hanya menjual janji tanpa rencana konkret,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam Pilhut akan sangat menentukan kualitas pemerintahan desa di masa mendatang. Apatisme pemilih, menurut dia, berpotensi membuka ruang bagi praktik-praktik yang merusak tata kelola desa.
“Korupsi bukan hanya masalah di tingkat nasional. Di desa pun bisa terjadi jika masyarakat tidak kritis dalam memilih pemimpin,” kata Mantak.
Karena itu, ia mengajak warga menjadikan Pilhut 2026 sebagai momentum memperkuat demokrasi lokal dengan memilih pemimpin desa yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen membangun desa secara transparan.
“Pilihan masyarakat hari ini akan menentukan masa depan desa. Jangan sampai kesempatan ini disia-siakan,” ujarnya. (tim)













