EKSPOSTIMES.COM- Ribuan peserta memadati Kota Tondano dalam rangkaian Hari Persatuan (HAPSA) Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM 2025, namun berkat pengamanan lalu lintas yang sigap dari Satlantas Polres Minahasa, seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Di bawah komando Kasat Lantas AKP Sumiaty Pontoan, sedikitnya 25 personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan pada dua kegiatan besar, yakni Ibadah Agung HAPSA WKI GMIM dan lomba Gerak Jalan WKI GMIM, Jumat (13/6/2025), yang dipusatkan di Stadion Maesa Tondano, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara.
Dari pantauan di lapangan, setiap simpang strategis dijaga ketat oleh personel. Pengawalan dilakukan sejak pagi hari untuk memastikan rombongan jemaat WKI dari berbagai wilayah bisa sampai di lokasi dengan aman dan tenang.
“Tugas ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan lomba berlangsung lancar tanpa hambatan di jalan,” ujar AKP Sumiaty Pontoan.
Berikut adalah titik-titik pengamanan (PAM jalur) yang menjadi fokus Satuan Lalu Lintas Polres Minahasa selama kegiatan berlangsung:
PENGAMANAN JALUR IBADAH AGUNG
Simpang 3 Kantor DPRD
Simpang 4 Rudis Kapolres
Simpang 3 Lemcadika
Simpang 3 depan Wale Ne Tou
Simpang 3 TK Dharma Wanita Setda
Simpang 3 Rudis Kejaksaan
Simpang 3 belakang Stadion Maesa
Simpang 3 SMK belakang Stadion
Simpang 3 Jembatan Luan (PLN)
Simpang 3 Gardu PLN
Simpang 3 Golkar
Jalur sepanjang Kodim – Kementerian Agama
PENGAMANAN JALUR GERAK JALAN
Simpang 3 Wale Ne Tou
Simpang 3 Lemcadika
Simpang 4 Rudis Kapolres
Jalur Kodim – Kemenag
Simpang 3 Golkar
Simpang 4 Indomaret Wewelen
Simpang 4 Watulambot
Simpang 4 GMIM Pniel Watulambot
Simpang 4 Gereja Advent Rerewokan
Simpang 4 Bata
Simpang 4 Indomaret Wawalintouan
Simpang 4 Lapangan Basket arah Pasar
Simpang 4 Gereja Alfa Omega
Simpang 4 Lendi
Simpang 3 KFC
Simpang 3 Olympic
Simpang 4 Gaya Baru / Pos Lantas
AKP Sumiaty menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polres Minahasa dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan kondusif di setiap kegiatan keagamaan skala besar.
“Kami siap hadir di tengah masyarakat, menjaga ketertiban dan kenyamanan. Apalagi ini kegiatan yang mengumpulkan ribuan umat, tentu keselamatan dan kelancaran menjadi prioritas,” tegasnya.
Pelaksanaan HAPSA WKI GMIM 2025 bukan hanya tentang perayaan iman, tetapi juga menjadi bukti sinergi yang kuat antara masyarakat dan aparat kepolisian. Dengan lalu lintas yang tertib, umat dapat beribadah dengan damai dan hati yang tenang. (*/tim)







