Hukum & Kriminal

Proyek PAMSIMAS di Wasian Kakas Barat Berbau Korupsi, Telan Dana Jumbo, Hasilnya Nol Besar

×

Proyek PAMSIMAS di Wasian Kakas Barat Berbau Korupsi, Telan Dana Jumbo, Hasilnya Nol Besar

Sebarkan artikel ini
PROYEK air bersih ini diduga sarat korupsi karena hasilnya nihil meskipun anggaran besar telah dikucurkan.

EKSPOSTIMES.COM- Proyek PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) di Desa Wasian, Kecamatan Kakas Barat Kabupaten Minahasa diduga jadi ajang bancakan anggaran. Dana ratusan juta rupiah raib, air bersih tak mengalir setetes pun.

Alih-alih menjadi solusi atas krisis air yang membelit warga, proyek itu malah berubah jadi monumen kemubaziran, tak berguna dan menyakitkan hati rakyat.

Baca Juga: Dana Desa Rawan Diselewengkan, Menteri Desa Gandeng KPK-Polri-Kejagung

“Yang kami dapat hanya pipa kosong dan janji manis. Sampai sekarang keran tetap kering!” keluh seorang warga, dengan nada kecewa, Senin (23/6).

Indikasi markup anggaran dan pengerjaan yang jauh dari standar kontrak mulai tercium. Banyak pihak mencurigai proyek ini hanya kamuflase untuk menguras uang negara, bukan untuk menyejahterakan rakyat.

Warga pun tak tinggal diam. Mereka meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan proyek mangkrak ini. Audit menyeluruh, pemeriksaan kontraktor, hingga pemanggilan pejabat terkait menjadi tuntutan utama.

Baca Juga: Dana Desa Disulap Jadi Uang Pribadi, Mantan Kades Dairi Ditahan Polisi

“Kalau ini dibiarkan, akan jadi contoh buruk bagaimana uang negara bisa dibakar begitu saja. Rakyat berhak tahu ke mana dana itu pergi,” tegas seorang warga lainnya.

Sekretaris Desa Wasian, Stevira Parengkuan SE, justru memilih bungkam. Dikonfirmasi wartawan, jawabannya kering tanpa rasa tanggung jawab.

“Kalau untuk Pamsimas boleh konfirmasi langsung dengan pengurus Pamsimas dan Kumtua pak,” ucapnya singkat.

Jawaban normatif ini seakan jadi tameng untuk menghindar dari badai pertanyaan. Proyek yang seharusnya menyentuh kebutuhan dasar warga, kini berubah menjadi teka-teki anggaran. Dana ratusan juta telah digelontorkan, namun realisasi di lapangan seperti fatamorgana, menggiurkan di atas kertas, tapi nihil di mata rakyat. (tommy/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d