EKSPOSTIMES.COM- Dalam suasana penuh nostalgia dan kekeluargaan, Presiden RI terpilih Prabowo Subianto memimpin acara Halalbihalal Purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Di hadapan ratusan purnawirawan dan tokoh militer senior, Prabowo memantik semangat kebersamaan dengan mengajak semua yang hadir menyanyikan Hymne Taruna.
“Karena banyak alumni di sini, mari kita nyanyikan bersama Hymne Taruna… biar badan hancur lebur,” ujar Prabowo dari atas podium, disambut tepuk tangan riuh.
Tak hanya mengajak, Prabowo juga menunjuk langsung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat ini menjabat Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, untuk memimpin lagu yang sarat makna itu. Turut disebut mendampingi, para tokoh senior jebolan Paviliun 5 seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Wiranto, Letjen (Purn) Herindra, dan Teddy.
Momen hangat terjadi ketika Prabowo, sebelum memulai pidatonya, membalikkan badan dan memberikan hormat kepada mantan Wakil Presiden Try Sutrisno yang duduk semeja dengannya. Gestur tersebut spontan memicu tepuk tangan dari para peserta, mempertegas sikap hormat Prabowo kepada para senior TNI.
Tampak pula dalam barisan kehormatan, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Sjafrie Sjamsoeddin yang turut menyimak jalannya acara dengan penuh antusiasme.
Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung persepsi publik yang kerap menuding TNI berambisi pada kekuasaan otoriter. Ia membantah keras stigma tersebut dan menyatakan bahwa sejarah membuktikan, banyak tokoh militer justru memilih mundur dari kekuasaan demi menjaga stabilitas nasional.
“TNI sering dituduh ingin menjadi diktator. Tapi sejarah membuktikan, kita justru rela mundur untuk negara,” tegas Prabowo.
Menariknya, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka tidak terlihat dalam jajaran tamu. Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD, Mayjen (Purn) Komaruddin Simanjuntak, menegaskan bahwa ketidakhadiran Gibran bukan karena konflik politik.
Baca Juga: TNI Klarifikasi Status Restu Widiyantoro, Sudah Pensiun Saat Ditunjuk Jadi Dirut PT Timah
“Ini acara internal purnawirawan dan keluarga besar TNI AD. Bukan berarti kami tidak mendukung pemerintahan ke depan,” ucap Komaruddin.
Ia menegaskan, acara ini merupakan wadah silaturahmi dan konsolidasi nasionalisme di tengah dinamika transisi kepemimpinan nasional. (tim)












