Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Turun Rp22.000, Dampak Aksi Profit Taking di Pasar Global

×

Harga Emas Antam Turun Rp22.000, Dampak Aksi Profit Taking di Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi emas batangan Antam yang harganya turun akibat aksi ambil untung di pasar global.
Ilustrasi

EKSPOSTIMES.COM — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali terkoreksi pada perdagangan Kamis (24/4/2025), seiring tren penurunan harga emas dunia yang mulai memasuki fase ambil untung atau profit taking setelah reli panjang sejak awal tahun.

Harga emas Antam turun Rp22.000 menjadi Rp1.969.000 per gram dari posisi sebelumnya di Rp1.991.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) yang hari ini ditetapkan sebesar Rp1.818.000 per gram, turun dari Rp1.840.000 pada hari sebelumnya.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Tembus Langit! Antam Catat Rekor Baru Rp1,975 Juta per Gram, Ini Penyebabnya

Pelemahan harga emas Antam tak lepas dari tekanan di pasar global. Harga emas dunia di pasar spot pada Rabu (23/4) ditutup di level US$3.316,3 per troy ons, turun 0,6 persen dari hari sebelumnya. Ini merupakan penurunan dua hari beruntun yang jika dikalkulasi secara kumulatif mencapai 3,44 persen.

Kondisi ini diperkirakan sebagai dampak dari aksi ambil untung investor setelah harga emas mencetak lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Dalam sebulan terakhir saja, harga emas dunia melonjak 11,22 persen secara point-to-point. Sementara secara tahunan (year-to-date), harga sudah meroket 28,03 persen.

“Ketika keuntungan sudah tinggi, aksi ambil untung tidak bisa dihindari. Selama harga masih dalam tren naik, aksi jual jangka pendek seperti ini akan terus menghantui pasar,” ujar analis komoditas dari PT Global Investama, Rafi Fadhlurrahman.

Baca Juga: Harga Emas Antam Pecahkan Rekor Sejarah, Tembus Rp1,91 Juta per Gram, Apa Penyebabnya?

Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, penurunan harga juga tercermin pada pecahan emas batangan berbagai ukuran. Untuk pecahan 10 gram, harga jualnya hari ini berada di Rp19.185.000. Berikut rincian harga pecahan lainnya:

  • 25 gram: Rp47.837.000
  • 50 gram: Rp95.595.000
  • 100 gram: Rp191.112.000
  • 250 gram: Rp477.515.000
  • 500 gram: Rp954.820.000
  • 1.000 gram: Rp1.909.600.000

Sebagai catatan, setiap transaksi pembelian emas batangan dikenakan pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Untuk pembelian, PPh 22 dikenakan sebesar 0,45 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Bukti potong PPh 22 akan disertakan dalam setiap transaksi pembelian.

Sementara itu, pada transaksi buyback atau penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, PPh 22 yang dikenakan adalah sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak ini dipotong langsung dari nilai total buyback.

Meski mengalami penurunan jangka pendek, prospek harga emas secara keseluruhan masih dinilai positif. Ketidakpastian geopolitik global dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral utama dunia menjadi penopang kuat permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Namun para analis mengingatkan bahwa volatilitas harga masih tinggi dan investor perlu mempertimbangkan waktu masuk yang tepat.

“Momentum harga bisa berubah cepat. Kalau ingin masuk, baiknya bukan di puncak. Penurunan seperti hari ini bisa jadi peluang,” tambah Rafi dikutip dari bloomberg

Pasar kini menantikan sinyal lebih lanjut dari kebijakan suku bunga Amerika Serikat serta perkembangan ketegangan di Timur Tengah yang bisa kembali mengerek harga emas dalam waktu dekat.

(blo/Pur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *