Hukum & Kriminal

Arena Sabung Ayam Tareran Diduga Dilindungi Oknum Aparat, Taruhan Ratusan Juta Berjalan Mulus Tanpa Sentuhan Hukum

×

Arena Sabung Ayam Tareran Diduga Dilindungi Oknum Aparat, Taruhan Ratusan Juta Berjalan Mulus Tanpa Sentuhan Hukum

Sebarkan artikel ini
ARENA sabung ayam di Tareran, Minahasa Selatan, diduga menjadi lokasi perjudian terbesar di Sulawesi Utara yang beroperasi tanpa tersentuh hukum.

EKSPOSTIMES.COM- Aroma tajam dugaan pembiaran hukum kini menyeruak dari Kabupaten Minahasa Selatan. Arena sabung ayam di Tareran yang dikenal dengan sebutan APS (Arena Petarung Selatan) diduga beroperasi bebas dengan taruhan mencapai ratusan juta rupiah, tanpa ada sentuhan hukum sedikit pun dari aparat penegak hukum (APH).

Di tengah gencarnya penindakan perjudian di Sulawesi Utara, justru praktik sabung ayam ilegal di Tareran ini terus berjalan terang-terangan dan terkesan dilindungi. Padahal, lokasi ini sudah lama dikenal publik sebagai basis sabung ayam terbesar di Sulawesi Utara.

Dari hasil penelusuran wartawan, arena APS sudah dua kali menggelar pertarungan Unas (Undangan Nasional) dengan nilai taruhan fantastis mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan di luar agenda besar, aktivitas sabung ayam tetap bergulir setiap hari tanpa hambatan.

Warga sekitar menyebut, arena tersebut dikelola oleh pria berinisial BES alias Putra, sosok yang disebut-sebut dekat dengan perwira di Polda Sulut.

“Kegiatan ini sudah lama berjalan, tapi tak pernah digerebek. Unas sudah dua kali digelar dengan taruhan besar. Kami menduga ada perlindungan dari oknum aparat,” ujar salah satu warga Tareran yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Minggu (19/10/2025).

Pantauan lapangan menunjukkan ratusan kendaraan terparkir di sekitar arena, menggambarkan skala besar kegiatan ini. Pemandangan itu seolah menjadi tamparan bagi aparat penegak hukum yang hingga kini belum bertindak.

“APH seperti tutup mata. Entah takut pada Putra atau memang ada setoran rutin ke oknum tertentu,” sindir sumber resmi media ini.

Ironinya, pada Sabtu malam (18/10/2025), Tim Resmob Polda Sulut yang dipimpin Kompol Frely Sumampow justru mendatangi arena sabung ayam di Minahasa Utara yang sepi tanpa aktivitas, sementara arena Tareran yang tengah ramai dan viral di media sosial justru tidak tersentuh.
Kondisi ini menimbulkan opini publik bahwa tim Resmob “salah alamat” dalam melakukan operasi.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sulut AKBP Suryadi saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp pribadi, langsung merespons singkat namun tegas.

“Terima kasih infonya, akan ditindak,” ujar Suryadi, Senin (20/10/2025).

Meski begitu, publik kini menunggu bukti nyata. Sebab, selama APS Tareran masih bebas beroperasi tanpa penindakan, kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Sulawesi Utara kian tergerus, memperkuat kesan bahwa tajam ke bawah, tumpul ke atas bukan sekadar pepatah, melainkan kenyataan. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d