Peristiwa

Api Melalap KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Dalami Kronologi dan Penyebab

×

Api Melalap KM Mutiara Sentosa II, Kemenhub Dalami Kronologi dan Penyebab

Sebarkan artikel ini
Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa II terbakar di tengah pelayaran saat proses evakuasi penumpang berlangsung.
KM Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran saat berlayar. Kementerian Perhubungan menyatakan tengah menyelidiki kronologi kejadian dan penyebab kebakaran, sementara proses evakuasi penumpang menjadi prioritas.

EKSPOSTIMES.COM – Tragedi kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Laut Jawa, Minggu (2/8/2026), menelan korban jiwa. Hingga pukul 16.00 WIB, tim SAR mencatat lima orang meninggal dunia, sementara 225 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Di tengah proses penyelamatan yang masih berlangsung, pemerintah memastikan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan terbakar sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Sumenep. Kobaran api yang dengan cepat membesar memicu kepanikan di atas kapal. Sejumlah penumpang bertahan di anjungan dan haluan, sementara sebagian lainnya memilih melompat ke laut demi menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan datang.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan hingga pukul 16.00 WIB petugas telah mengevakuasi lima korban meninggal dunia dan 225 orang dalam keadaan selamat.

“Pukul 16.00 WIB, korban terevakuasi lima orang meninggal dunia dan 225 orang selamat,” ujar Nanang dalam keterangan resmi, Minggu.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memastikan penyebab kebakaran masih didalami. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut masih melakukan proses evakuasi, sementara penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” kata Masyhud.

Ia menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Kemenhub terus berkoordinasi dengan Basarnas, Syahbandar, TNI AL, operator kapal, dan seluruh unsur terkait agar proses evakuasi berlangsung cepat, aman, dan efektif. Posko penanganan juga telah disiapkan untuk mendukung koordinasi operasi penyelamatan.

Laporan awal diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB mengenai kapal yang terbakar di perairan utara Madura. Selang satu menit kemudian, PT Atosim Lampung Pelayaran mengonfirmasi bahwa KM Mutiara Sentosa II yang berlayar dari Surabaya menuju Makassar mengalami kebakaran dengan sekitar 250 penumpang dan awak kapal di atasnya.

Sekitar pukul 09.45 WIB, Kapal Meratus Project 3 melaporkan posisi kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Burung, Sapudi. Saat itu sebagian badan kapal telah terbakar, sementara para penumpang masih bertahan menunggu pertolongan.

Karena membawa muatan yang mudah terbakar, Meratus Project 3 tidak dapat merapat ke lokasi. Proses evakuasi kemudian dilakukan oleh awak TB Hasnur 26 yang mulai mengevakuasi korban pada pukul 09.59 WIB. Sekitar pukul 10.20 WIB, sejumlah penumpang nekat melompat ke laut dan kemudian berhasil diselamatkan oleh TB Hasnur 26 bersama Kapal British Mentor.

Sedikitnya empat kapal dikerahkan dalam operasi penyelamatan, sementara KN SAR 249 Permadi bersama tim penyelamat dari Kantor SAR Surabaya turut menuju lokasi untuk memperkuat evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Pemerintah belum menyampaikan penyebab pasti kebakaran maupun identitas seluruh korban karena proses investigasi dan verifikasi data masih dilakukan. Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran secara ketat demi mencegah insiden serupa di masa mendatang. (*/Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *