EKSPOSTIMES.COM- Sebuah kantong jenazah berwarna oranye berisi tulang-tulang hangus menggemparkan ruang forensik RS Bhayangkara Tingkat III Manado, Minggu (27/7/2025) sore. Tulang tersebut ditemukan di dek KM Barcelona V A, kapal penumpang yang terbakar di perairan Talise, Likupang Barat, Minahasa Utara, pada 20 Juli 2025 lalu.
Awalnya publik mengira temuan ini adalah bagian dari korban yang belum teridentifikasi. Namun hasil pemeriksaan medis justru membantah seluruh dugaan tersebut.
Baca Juga: Bidhumas Polda Sulut Gelar Donor Darah untuk Peringati HUT ke-73 Humas Polri
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan mengonfirmasi bahwa tim dokter forensik RS Bhayangkara langsung melakukan pemeriksaan usai menerima kantong jenazah tersebut.
“Hasil pemeriksaan luar menyimpulkan, berdasarkan bentuk, ukuran, dan struktur, tulang-tulang itu bukan milik manusia,” tegas Kombes Hasibuan, Minggu malam.
Temuan tersebut sontak menuai tanda tanya besar di tengah publik yang masih menanti kejelasan utuh terkait tragedi KM Barcelona V A.
Baca Juga: Divhumas Polri Dorong Transparansi Lewat Diskusi Keterbukaan Informasi Publik di Polda Sulut
Penemuan tulang bermula pada Sabtu (26/7/2025) malam pukul 23.35 WITA. Seorang warga yang sedang menguras air dari dalam bangkai kapal menemukan kerangka mencurigakan di dek satu. Informasi itu kemudian dilaporkan kepada Komandan Kapal Basarnas dan diteruskan ke KP XV-2013.
Keesokan paginya, Minggu (27/7/2025) pukul 07.45 WITA, tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas dikerahkan ke lokasi. Tulang-tulang itu kemudian dievakuasi oleh Tim Labfor dan Tim DVI Polda Sulut, selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk analisa forensik.
Meski hasil pemeriksaan menegaskan bahwa tulang tersebut bukan tulang manusia, hingga kini belum diungkap lebih lanjut apakah tulang tersebut berasal dari hewan tertentu yang ada di dalam kapal. (Farly)













