Peristiwa

Cahaya Harapan di Balik Jeruji: PPHKI Chapter Manado Gelar Ibadah Bersama di Rutan Kelas IIA Manado

×

Cahaya Harapan di Balik Jeruji: PPHKI Chapter Manado Gelar Ibadah Bersama di Rutan Kelas IIA Manado

Sebarkan artikel ini
PPHKI Chapter Manado menggelar ibadah bersama warga binaan di Rutan Kelas IIA Manado sebagai bentuk pembinaan rohani dan kepedulian sosial.
Kegiatan ibadah bersama PPHKI Chapter Manado bersama warga binaan Rutan Kelas IIA Manado dalam rangka memberikan dukungan spiritual dan penguatan moral.

EKSPOSTIMES.COM – Dinding-dinding dingin dan jeruji besi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Manado menjadi saksi bisu sebuah momen kebersamaan yang sarat akan kekhusyukan dan sentuhan empati mendalam. Pada Jumat, 31 Juli 2026, tepat pukul 14.00 WITA, suasana di dalam rutan yang biasanya sunyi mendadak hangat dan terbalut keheningan suci. Hawa dingin lorong-lorong penahanan seolah luluh saat kebersamaan rohani mulai memancarkan cahaya harapan bagi para warga binaan.

Di tengah keterbatasan ruang dan waktu, Perhimpunan Profesi Hukum Kristiani Indonesia (PPHKI) Chapter Manado hadir melangkah melintasi batas-batas kebebasan fisik. Kehadiran organisasi ini bukan sekadar agenda formalitas biasa, melainkan sebuah aksi kemanusiaan yang membawa misi pemulihan jiwa. Kegiatan ibadah bersama yang diselenggarakan secara khusus untuk kalangan sendiri ini dirancang sebagai wadah penguatan iman, perenungan mendalam, serta penumbuh asa baru bagi mereka yang sedang menjalani proses pembinaan.

Acara yang berlangsung penuh keharuan ini dipimpin langsung oleh Ketua PPHKI Manado, Eunike R. Sumampouw, SH., MH, serta didampingi oleh Penasihat PPHKI, Guntur Kumaungunang, SH. Kehadiran para praktisi dan profesional hukum di tengah-tengah warga binaan menegaskan sebuah pesan moral yang kuat: bahwa keadilan tidak hanya berkutat pada penegakan hukum di ruang sidang, tetapi juga tentang bagaimana memberikan uluran tangan dan pengharapan bagi jiwa-jiwa yang ingin bangkit dari masa lalu.

Lantunan pujian dan doa yang membumbung tinggi bergema di setiap sudut ruangan, menciptakan momen spiritual yang menyentuh sanubari. Kehadiran pengurus PPHKI Manado menjadi penyejuk di tengah ketidakpastian hidup, memperlihatkan bahwa setiap orang berhak atas kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. Tatapan haru dan kesungguhan hati dari para warga binaan menyatu dalam kepasrahan, membuktikan bahwa pintu pertobatan selalu terbuka lebar tanpa memandang di mana seseorang berada.

Melalui kepemimpinan Eunike R. Sumampouw dan arahan bijak dari Guntur Kumaungunang, PPHKI Chapter Manado terus menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan dampak sosial-kerohanian yang positif. Sinergi yang terjalin erat dengan jajaran pengelola Rutan Kelas IIA Manado ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk membentuk mentalitas warga binaan agar lebih tangguh, beriman, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat kelak.

Ibadah yang digelar secara internal ini diakhiri dengan suasana penuh kedamaian, kehangatan, serta ketertiban yang terjaga hingga usai. Di balik jeruji besi yang mengurung fisik, sebuah keyakinan baru telah tertanam erat: bahwa tidak ada tembok yang terlalu tinggi untuk menghalangi pemulihan, dan selalu ada secercah fajar bagi mereka yang mau melangkah menuju pembaharuan hidup. (Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *