EKSPOSTIMES.COM – Komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia dan memerangi penyelundupan narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Fleet One Quick Response (F1QR) dari Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 4,5 kilogram di Perairan Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dikutip Minggu (8/6/2025).
Dalam konferensi pers yang digelar di Mako Lanal TBA, Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D, M.Tr. Opsla., CTMP., memaparkan kronologi pengungkapan kasus ini yang bermula dari informasi intelijen tentang adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural dari Malaysia yang diduga membawa narkotika.
Baca Juga: Gagal ke Malaysia! TNI AL Bongkar Penyelundupan 25 Ton Pasir Timah Ilegal dari Bangka
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim F1QR melakukan patroli intensif di perairan dan menemukan kapal yang sesuai dengan ciri-ciri target. Tim langsung melaksanakan penyekatan, pengejaran, dan pemeriksaan, serta berhasil mengamankan tiga orang tersangka berinisial IM (23), S (56), dan FS (32) yang sempat meninggalkan kapal menggunakan sampan kecil menuju Dermaga Belacan Tradisional, Desa Bagan Asahan.
Ketiga pelaku, yang seluruhnya berasal dari Jawa Timur, kedapatan membawa tiga bungkus plastik berisi kristal putih yang disembunyikan dalam tiga tas terpisah. Hasil uji cepat bersama Satnarkoba Polres Tanjungbalai dan Denpomal Lanal TBA memastikan bahwa barang tersebut positif mengandung methamphetamine atau sabu.
Letkol Agung menjelaskan bahwa para tersangka berperan sebagai kurir yang dijanjikan upah Rp50 juta oleh terduga pelaku utama berinisial AD dan AS dari Surabaya. Ketiganya mengaku ini adalah kali pertama mereka terlibat dalam penyelundupan narkoba lintas negara.
“Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan tugas pokok TNI AL dalam mengamankan wilayah laut Indonesia dari kejahatan lintas negara. Estimasi nilai sabu mencapai Rp6,75 miliar dan berpotensi merusak masa depan lebih dari 22.000 generasi penerus bangsa,” ujar Danlanal.
Seluruh tersangka dan barang bukti kini telah diserahkan kepada Polres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk pendalaman terhadap jaringan yang lebih besar.
Baca Juga: Tangkap 2 Ton Narkoba, Prajurit TNI AL Diganjar Pangkat Kilat! Panglima TNI: Ini Bukti Nyata
Keberhasilan ini juga merupakan pelaksanaan konkret dari Asta Cita Presiden RI dan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, agar seluruh jajaran Jalasena meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan penyelundupan.
TNI AL menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya demi mewujudkan laut Indonesia yang bersih dari narkoba, aman, dan berdaulat.
“Laut bukan hanya sumber daya, tapi juga garis pertahanan bangsa. Kami akan terus berdiri di garda terdepan melawan setiap ancaman narkotika,” tutup Letkol Agung. (*/Rizky)











