EKSPOSTIMES.COM- PWI Pusat mengambil langkah tegas dengan mencopot Voucke Lontaan dari jabatannya sebagai Ketua PWI Sulut. Melalui Surat Keputusan Nomor 134-PGS/A/PP-PWI/II/2025, PWI Pusat menunjuk Vanny Loupatty yang akrab disapa Maemossa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulut, didampingi Ardison Kalumata sebagai Plt Sekretaris.
Keputusan ini tidak hanya menggantikan kepemimpinan sebelumnya, tetapi juga membekukan kepengurusan Voucke Lontaan dan Merson Simbolon. Langkah ini diambil guna menata ulang organisasi dan memastikan soliditas PWI Sulut ke depan.
Dalam konferensi pers di Space Café, Manado, Kamis (27/2/2025), Maemossa menegaskan komitmennya untuk menjalankan mandat PWI Pusat dengan penuh tanggung jawab. Konsolidasi organisasi dan verifikasi ulang keanggotaan menjadi agenda utama, sebagai persiapan menuju Konferensi Luar Biasa (KLB) yang harus digelar dalam enam bulan sejak SK diterbitkan pada 24 Februari 2025.
“Kami siap bekerja dan membenahi organisasi agar tetap berjalan sesuai marwahnya,” tegas Maemossa.
SK yang ditandatangani Ketua Umum PWI Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Organisasi Mirza Zulhadi, dan Sekretaris Wina Armada Sukardi ini memuat lima poin penting, termasuk pencopotan Voucke Lontaan serta instruksi untuk segera menertibkan keanggotaan dan menyelenggarakan KLB.
Maemossa dan Ardison pun mengajak seluruh anggota PWI Sulut untuk bersatu demi memperkuat organisasi. Mereka mengingatkan bahwa anggota yang Kartu Tanda Anggota (KTA)-nya tidak aktif harus segera memperbarui status keanggotaannya agar tetap bisa berkontribusi dalam organisasi.
Dengan kepemimpinan baru, PWI Sulut kini menghadapi fase krusial untuk berbenah dan menata ulang arah perjuangan pers di daerah ini. (tim)













