EKSPOSTIMES.COM- Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal I Belawan berhasil menggagalkan aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis Avtur milik Pertamina di Pantai Dewi Indah, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (11/2/2025).
Aksi pencurian ini terendus setelah masyarakat memberikan informasi kepada Lantamal I Belawan terkait dugaan pencurian BBM melalui pipa bawah laut Pertamina, yang terjadi saat kapal tanker perusahaan tiba untuk melakukan transfer minyak. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Komandan Lantamal I Belawan, Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP.
Menindaklanjuti laporan itu, Komandan Lantamal I memerintahkan Asops Lantamal I, Kolonel Laut (P) Hendrik Kurniawan, M.Tr.Hanla., M.M., untuk mengerahkan tim gabungan F1QR yang terdiri dari personel Lantamal I, Posal Pantai Labu, dan Patkamla Karang Gading. Operasi dipimpin langsung oleh Mayor Laut (S) Jagar Verno Jhodi Hutagaol, S.H.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Benih Lobster Senilai Rp 9 Miliar di Bandara Juanda
Pada 10 Februari 2025, kapal tanker MT. Sinar Agra lego jangkar di perairan Pantai Labu untuk mentransfer BBM Avtur ke Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Kualanamu. Tim F1QR yang telah bersiaga di lokasi kemudian melakukan penyelidikan lebih dalam.
Hasilnya, ditemukan sebuah gubuk bambu yang dijadikan gudang penyimpanan ilegal di Pantai Dewi Indah. Di dalamnya terdapat tanki-tanki plastik berisi BBM. Tim segera melakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.
Dari penggerebekan, petugas berhasil menangkap tiga orang pelaku berinisial AR/T (47), I (31) dan H (43).
Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial J (50) masih dalam pencarian.
Barang bukti yang ditemukan dalam gudang penampungan, yakni 30 tanki plastik berkapasitas 1 ton, dengan 29 tanki berisi penuh dan 1 tanki kosong, 2 drum plastik, masing-masing berisi sekitar 220 liter Avtur, serta BBM mencapai 29.440 liter atau 29,44 ton.
Para pelaku menggunakan modus melubangi pipa penyaluran di bibir pantai dengan bor. Pipa tersebut kemudian disambungkan dengan pipa besi dan selang menuju gudang penampungan. Saat kapal tanker Pertamina tiba dan mulai mentransfer minyak, mereka membuka keran dalam gudang untuk mengalirkan Avtur ke tanki plastik yang telah disiapkan.
Menurut pengakuan para pelaku, aksi ini sudah berlangsung sejak tahun 2022 dan dalam setiap aksi, mereka mampu mencuri sekitar 30 ton BBM Avtur.
Saat ini, tiga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mako Lantamal I Belawan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Keberhasilan penggagalan aksi pencurian ini sejalan dengan kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap informasi terkait kejahatan di perairan Indonesia. (tim)













