Hukum & Kriminal

Skandal UTBK SNBT di Universitas Jember Terbongkar! Oknum Honorer Diduga Bantu Kecurangan Lewat Proxy Tersembunyi

×

Skandal UTBK SNBT di Universitas Jember Terbongkar! Oknum Honorer Diduga Bantu Kecurangan Lewat Proxy Tersembunyi

Sebarkan artikel ini
Pegawai honorer Universitas Jember terlibat skandal kecurangan UTBK SNBT 2025 dengan alat proxy tersembunyi
Prof. Slamin, Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Ketua Panitia UTBK SNBT Unej

EKSPOSTIMES.COM- Dunia pendidikan kembali tercoreng. Universitas Jember (Unej) secara resmi mengungkap skandal kecurangan dalam pelaksanaan UTBK SNBT 2025. Seorang oknum pegawai honorer di lingkungan kampus tertangkap diduga terlibat dalam aksi peretasan komputer peserta ujian melalui alat proxy yang disembunyikan dengan rapi di ruang ujian.

Kasus ini langsung menggegerkan dunia akademik karena melibatkan modus teknologi canggih untuk mengendalikan komputer peserta dari jarak jauh.

Pengungkapan kasus bermula dari temuan tak lazim di salah satu ruang ujian. Sebuah kardus mencurigakan yang diletakkan di atas lemari dan diapit dua printer membuat panitia curiga.

“Saat diperiksa, kami temukan alat proxy lengkap: dua mini PC, satu router, dan satu UPS. Semua disamarkan dalam kardus printer,” ungkap Prof. Slamin, Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Ketua Panitia UTBK SNBT Unej, Jumat (2/5/2025).

Baca Juga: Fokus Bangun Infrastruktur Sekolah di Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Setop Dana Hibah Pendidikan

Penemuan ini menguak dugaan kuat adanya praktik kendali jarak jauh terhadap komputer peserta ujian, sebuah upaya kecurangan serius yang disinyalir sudah direncanakan dengan matang.

Oknum pelaku diketahui merupakan pegawai honorer di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unej, yang telah bertugas selama delapan tahun sebagai teknisi dan operator komputer. Ia mengaku hanya diperintah oleh seseorang yang tak dikenalnya, dengan janji akan diberikan imbalan dalam jumlah besar.

“Kami belum tahu jumlahnya, tapi yang bersangkutan mengaku tergiur karena dijanjikan uang. Untungnya belum sempat menerima karena sudah keburu terbongkar,” ujar Slamin.

Menurut Prof. Slamin, skema yang digunakan adalah memanfaatkan proxy untuk memberi akses kendali jarak jauh terhadap komputer peserta ujian. Dengan begitu, seseorang dari luar lokasi bisa membantu menjawab soal secara langsung.

Baca Juga: BGP Sulut Gandeng BI dan Pertamina Geothermal untuk Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

“Kalau ini tidak terbongkar, hasil seleksi bisa dicurangi. Ini sangat merusak nilai integritas ujian nasional,” tegasnya.

Pihak Universitas Jember tidak tinggal diam. Kasus ini sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum dan pelaku saat ini sedang dalam proses pemeriksaan. Unej juga meminta maaf kepada seluruh peserta dan berkomitmen memperketat pengawasan serta sistem keamanan di seluruh titik pelaksanaan UTBK.

Sebagai langkah strategis, Unej akan mengevaluasi secara menyeluruh semua prosedur UTBK, termasuk pengawasan ketat terhadap tenaga honorer dan panitia pelaksana. Mereka juga akan meninjau sistem perekrutan serta membuka kanal pelaporan internal agar kecurangan bisa dicegah sejak dini.

“Kami tak akan kompromi dengan pelaku kecurangan. Ini menyangkut masa depan pendidikan. Yang lolos masuk perguruan tinggi harus yang layak dan jujur,” tegas Slamin. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d