Pendidikan

BGP Sulut Gandeng BI dan Pertamina Geothermal untuk Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

×

BGP Sulut Gandeng BI dan Pertamina Geothermal untuk Tingkatkan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

Sebarkan artikel ini
TIM Kemitraan BGP Provinsi Sulawesi Utara saat melakukan kunjungan strategis ke Kantor Bank Indonesia Wilayah Sulut di Manado. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Dalam upaya mewujudkan pendidikan berkualitas yang merata dan berkelanjutan di Sulawesi Utara, Balai Guru Penggerak (BGP) Sulut terus membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Mulai dari lembaga negara, BUMN, hingga sektor swasta, semua digandeng untuk mendorong peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan.

Langkah kolaboratif ini sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya partisipasi semesta dalam membentuk ekosistem pendidikan yang kuat. Artinya, pendidikan tak lagi menjadi urusan satu lembaga, melainkan harus menjadi tanggung jawab kolektif semua elemen bangsa.

Kepala BGP Sulut, Arianto Batara, SP, MPd, mengungkapkan bahwa kemitraan yang dijalin bukan hanya bersifat simbolis, melainkan konkret dan berorientasi pada aksi. Pada 26 Maret 2025, Tim Kemitraan BGP Sulut melakukan audiensi dengan pihak Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Utara di Manado.

“Pihak BI merespons sangat positif. Mereka menyatakan komitmennya untuk mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan,” jelas Arianto, Jumat (25/4/2025).

Tak berhenti di situ, pada 24 April 2025, giliran PT Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong di Tomohon yang dikunjungi. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis membangun jejaring kolaboratif dalam peningkatan mutu pendidikan di Sulut.

Kemitraan yang dikembangkan tidak hanya menyasar peningkatan kompetensi guru aktif, tetapi juga menyentuh aspek pengembangan calon kepala sekolah dan pengawas sekolah. Dalam kunjungan tersebut, Arianto turut didampingi oleh Deivy Rasubala, SE, selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda.

“Kami ingin membangun sistem berkelanjutan yang memberdayakan semua lapisan pendidikan: dari guru, tenaga kependidikan, calon kepala sekolah, hingga pengawas. Kemitraan menjadi kunci untuk menciptakan perubahan yang nyata,” tutur Arianto.

BGP Sulut meyakini bahwa pendidikan bermutu hanya bisa dicapai lewat semangat gotong royong. Melibatkan stakeholder lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menyentuh akar persoalan pendidikan: dari kualitas pengajar, infrastruktur belajar, hingga sistem manajerial di sekolah.

Langkah yang dilakukan BGP Sulut menjadi contoh konkret bagaimana sinergi lintas sektor bisa menjadi motor penggerak perubahan di dunia pendidikan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai. (ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d