EKSPOSTIMES.COM – Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, mengungkapkan kepuasannya atas kerja keras pemainnya setelah bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 3-2 atas Lecce di Stadio Via del Mare. Ia menilai kemenangan ini sebagai hasil dari permainan team yang lebih baik.
Sebelumnya, sempat beredar laporan bahwa posisi Conceicao terancam jika Milan gagal meraih kemenangan dalam laga ini. Situasi semakin sulit ketika Nikola Krstovic mencetak dua gol untuk Lecce, sementara dua gol Milan dianulir karena offside. Namun, Rossoneri tidak menyerah dan mampu membalikkan keadaan.
Keberuntungan sempat berpihak kepada Milan ketika tembakan Joao Felix yang melenceng justru berbelok akibat defleksi Antonino Gallo, membawa mereka kembali ke dalam permainan. Christian Pulisic kemudian mencetak gol penalti, sebelum akhirnya menyelesaikan umpan silang Rafael Leao untuk memastikan kemenangan Milan.
Dalam wawancara dengan DAZN, Conceicao menekankan pentingnya persiapan tim dalam menghadapi Lecce.
“Kami memiliki waktu seminggu untuk mempersiapkan pertandingan ini. Kami memahami kekuatan dan kelemahan Lecce, dan para pemain bekerja keras untuk menjalankan instruksi saya,” ujar Conceicao.
Penguasaan bola, kualitas umpan, kami bermain dengan baik, meskipun sempat tertinggal 2-0. Babak kedua tidak dimulai seperti yang kami inginkan, tetapi karakter para pemain muncul di saat sulit tersebut
Menurut Conceicao, keseimbangan dalam menyerang dan bertahan sangat penting, terutama menghadapi tim seperti Lecce yang memiliki kecepatan dalam serangan balik.
“Mereka telah bekerja keras selama seminggu, dan ini adalah fondasi yang bisa kami bangun ke depannya. Kami jarang memiliki waktu berlatih selama seminggu penuh, tetapi ketika ada kesempatan, hasilnya bisa terlihat di lapangan,” tambahnya.
Sejak menggantikan Paulo Fonseca pada 30 Desember, Conceicao lebih banyak menghadapi jadwal padat, termasuk debutnya di Supercoppa Italia. Namun, setelah tersingkir dari Liga Champions, ia kini memiliki lebih banyak waktu untuk menerapkan ide-idenya dalam latihan.
“Saya suka bekerja di lapangan, dan ini bukan alasan, tetapi tekanan yang kami lakukan hari ini jauh lebih terorganisasi karena kami tahu kapan dan di mana harus menekan. Itu semua berasal dari latihan,” jelasnya.
Conceicao juga melakukan rotasi besar dalam pertandingan ini, dengan Mike Maignan dan Strahinja Pavlovic absen karena sanksi, sementara Emerson Royal dan Ruben Loftus-Cheek cedera. Ia bahkan mencadangkan pemain kunci seperti Rafael Leao, Joao Felix, dan Youssouf Fofana, memberi kesempatan debut kepada Warren Bondo.
Namun, sosok Christian Pulisic menjadi pembeda dalam laga ini. Conceicao mengungkapkan bahwa ia melihat potensi besar dalam fleksibilitas peran Pulisic di tim.
“Saya ingin melihatnya berada di antara lini, dengan Reijnders dan Bondo menarik gelandang Lecce keluar untuk menciptakan ruang. Ia bisa bermain di belakang penyerang atau di sayap, tetapi saya merasa peran terbaiknya adalah saat ia bisa memotong ke tengah,” pungkasnya.
Dengan kemenangan dramatis ini, Milan mengamankan tiga poin penting. Conceicao kini memiliki tantangan untuk menjaga momentum positif ini, terutama dengan semakin banyaknya waktu yang ia miliki untuk menerapkan filosofi permainannya di Milan. (*/Red)













