Olahraga

Serie A Italia: Perebutan Juara Liga Italia Memanas: Inter Milan Tumbang di Kandang Lawan AS Roma

×

Serie A Italia: Perebutan Juara Liga Italia Memanas: Inter Milan Tumbang di Kandang Lawan AS Roma

Sebarkan artikel ini
Inter Milan kalah dari AS Roma dalam laga sengit perebutan juara Liga Italia 2025.
Selebrasi Matias Soulé

EKSPOSTIMES.COM – Persaingan menuju gelar juara Liga Italia musim 2024/25 semakin panas setelah Inter Milan secara mengejutkan tumbang 0-1 dari AS Roma dalam laga giornata ke-34 yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (27/4) malam waktu Indonesia Barat.

Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh Matias Soule pada babak pertama. Kekalahan tersebut membuat Inter harus rela turun dari puncak klasemen Serie A, digusur oleh Napoli yang kini menguasai posisi teratas.

Inter Milan saat ini berada di peringkat kedua dengan koleksi 71 poin, sama dengan Napoli. Namun, Napoli baru akan melakoni laga kontra Torino pada Senin (28/4) dini hari WIB, yang berpotensi memperlebar jarak di papan atas klasemen. Sementara itu, kemenangan penting ini membawa AS Roma naik ke peringkat kelima dengan mengoleksi 60 poin, seperti dilansir laman resmi Liga Italia.

Inter sebenarnya sempat membuka harapan lebih awal ketika Davide Frattesi menjebol gawang Roma pada menit ke-6, meneruskan umpan Carlos Augusto. Namun, kegembiraan publik Giuseppe Meazza harus sirna setelah wasit menganulir gol tersebut. Setelah tinjauan VAR, Augusto dinyatakan sudah berada dalam posisi offside saat menerima bola.

Baca Juga: Serie A Italia l Venezia Gagal Keluar dari Zona Degradasi Usai Kalah dari AC Milan

Roma, yang tampil disiplin, akhirnya mampu memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter. Pada menit ke-22, sebuah tembakan keras dari Lorenzo Pellegrini membentur pemain Inter dan menyebabkan kemelut di depan gawang. Matias Soule, yang tidak terkawal, dengan cepat menyambar bola liar tersebut dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Gol tersebut memberikan momentum besar bagi pasukan Serigala Ibu Kota. Bryan Cristante sempat mendapatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan setelah menerima umpan dari Pellegrini, namun tembakannya belum menemui sasaran.

Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Roma.

Memasuki babak kedua, Inter mencoba mengambil inisiatif serangan lebih agresif guna mencari gol penyama kedudukan. Namun, strategi ofensif ini justru membuka celah di lini belakang mereka, yang hampir dimanfaatkan Roma melalui skema serangan balik cepat.

Artem Dovbyk mengawali serangan cepat Roma dengan mengalirkan bola ke Matias Soule yang berlari di sisi kanan kotak penalti. Sayangnya, tembakan Soule masih melebar dari sasaran.

Inter terus menggempur pertahanan Roma. Hakan Calhanoglu melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-64, namun masih belum menemui target. Tidak lama berselang, Denzel Dumfries mendapat peluang emas setelah menyambar umpan silang dari sisi kiri, tetapi kiper Roma, Mile Svilar, mampu menghalau bola dengan penyelamatan gemilang.

Baca Juga: Serie A: Lazio Geser Juventus, Fiorentina Bangkit, Torino Tambah Penderitaan Udinese

Terlalu fokus menyerang, Inter sempat hampir kebobolan lagi. Angelino memberikan umpan akurat kepada Dovbyk yang bebas di depan gawang. Beruntung bagi Inter, Alessandro Bastoni mampu melakukan sapuan penting sebelum bola sempat disambar Dovbyk.

Pemain asal Ukraina itu kembali mendapat peluang emas tak lama kemudian. Kali ini, tembakan kerasnya masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Inter, Yann Sommer.

Kendati menguasai penguasaan bola hingga 65 persen sepanjang laga, Inter tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat Roma. Solidnya duet lini belakang Roma membuat Lautaro Martinez dan rekan-rekannya frustrasi hingga menit-menit akhir pertandingan.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Roma tidak berubah. Kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Inter dalam upaya mereka mempertahankan peluang meraih scudetto musim ini.

Dengan empat laga tersisa, persaingan di papan atas Serie A dipastikan akan semakin sengit. Inter kini harus berharap Napoli tergelincir dalam pertandingan melawan Torino jika ingin tetap menjaga asa merebut gelar.

Sementara itu, bagi Roma, kemenangan ini membuka peluang mereka untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, sekaligus mempertegas ambisi mereka di bawah asuhan pelatih anyar. (*/riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d