EKSPOSTIMES.COM- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara bersama jurnalis menggelar aksi bersih pantai di pesisir Pantai Serena, Pulau Lembeh, Kota Bitung, Jumat (24/4/2026). Dalam kegiatan itu, sebanyak 31 karung sampah berhasil diangkat dari garis pantai.
Aksi tersebut melibatkan personel Ditpolairud, kru Kapal Polisi Kresna 7004 Baharkam Polri, serta jurnalis yang tergabung dalam koordinasi peliputan Polda Sulut. Mereka menyisir sepanjang pesisir, mengumpulkan sampah plastik, kemasan sekali pakai, styrofoam, hingga potongan kayu yang terbawa arus laut.
Direktur Polairud Polda Sulut Komisaris Besar Polisi Bayuaji Yudha Prasaja memimpin langsung kegiatan di lapangan. Ia mengatakan, penumpukan sampah di kawasan itu diduga kuat merupakan kiriman arus laut, terutama pada periode angin barat.
“Kondisi ini sering terjadi saat musim angin barat, di mana sampah terbawa gelombang dan menumpuk di pesisir,” ujar Bayuaji.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional bertajuk Indonesia Asri yang menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga lingkungan pesisir dan laut.
Seluruh sampah yang terkumpul kemudian diangkut ke Markas Ditpolairud di Bitung untuk penanganan lebih lanjut oleh pemerintah daerah.
Bayuaji menekankan bahwa persoalan sampah laut tidak dapat dilepaskan dari perilaku masyarakat di darat. Karena itu, ia mengajak warga pesisir meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebagian besar wilayah Sulawesi Utara adalah laut yang menyimpan keanekaragaman hayati. Ini harus dijaga bersama,” katanya.
Koordinator jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey Lumempouw, menyatakan keterlibatan insan pers dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial, tidak hanya sebatas fungsi pemberitaan.
Kegiatan tersebut mencerminkan kolaborasi antara aparat kepolisian dan jurnalis dalam mendorong kepedulian publik terhadap kebersihan pesisir, sekaligus mengurangi dampak pencemaran laut di wilayah Sulawesi Utara. (jenglen)









