EKSPOSTIMES.COM- Suasana sejuk Kota Tomohon mendadak bergelora. Rabu pagi (11/6/2025), ratusan warga jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menggelar aksi damai yang menggugah perhatian publik. Dengan spanduk dan nyanyian rohani, mereka melangkah penuh semangat dari Auditorium Bukit Inspirasi menuju Kantor Sinode GMIM di Kakaskasen, Tomohon Utara, membawa satu misi besar: reformasi total di tubuh GMIM.
Baca Juga: Belasan Tahun Gaji dan Pensiun Raib Tanpa Jejak, Dua Pendeta Senior Gugat Sinode GMIM
Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Diwarnai doa dan pujian, demo ini menjadi seruan iman untuk pembaruan gereja. Di bawah pengawalan ketat aparat Polres Tomohon, massa bergerak dengan tertib, membawa tujuh tuntutan yang menyuarakan harapan akan GMIM yang lebih bersih, rohani, dan transparan.
“Kami pastikan aksi damai ini berjalan kondusif. Tugas kami menjaga agar semua berlangsung aman,” tegas Kapolres Tomohon AKBP Nur Khlis, S.I.K di tengah pengamanan aksi.
Di tengah massa, berdiri tiga sosok pemimpin rohani yang menjadi motor penggerak, yakni Pdt. Tedy Robert Kansil, M.Th, Pdt. Ricky Pitoy Tafuama, M.A., dan Pdt. Refly Tiwa, S.Th. Mereka menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk perlawanan, melainkan panggilan hati nurani untuk menyelamatkan wajah gereja.
“Ini bukan perlawanan, ini cinta. Cinta terhadap gereja dan panggilan rohani untuk mengembalikan GMIM kepada nilai Kristiani yang sejati,” ujar mereka di hadapan peserta aksi.
Dengan suara lantang dan hati yang menyala, para demonstran menyuarakan tujuh tuntutan utama, yang kini viral di media sosial dan ruang-ruang diskusi publik gereja:
1. GMIM Bersih Yes, Korupsi No!
2. Stop Politisi GMIM!
3. Segera Laksanakan SMSI (Sidang Majelis Sinode Istimewa)!
4. Revisi Tata Gereja GMIM Sekarang!
5. Yesus Kristus adalah Kepala GMIM, Bukan ‘Angko’!
6. Audit Internal dan Eksternal untuk Sinode dan RS GMIM!
7. Satukan Pendidikan GMIM Sesuai Putusan Mahkamah Agung!
Aksi ini menjadi alarm keras bahwa suara jemaat tidak bisa lagi diabaikan. Para penggerak reformasi berharap Sinode GMIM segera merespons dengan langkah konkret, bukan retorika. (tim)













