Olahraga

Milan Bangkit dari Ketertinggalan untuk Imbangi Fiorentina 2-2, Ambisi Eropa Tertunda

×

Milan Bangkit dari Ketertinggalan untuk Imbangi Fiorentina 2-2, Ambisi Eropa Tertunda

Sebarkan artikel ini
Pemain AC Milan dan Fiorentina berebut bola dalam laga Serie A yang berakhir imbang 2-2 di Stadion Artemio Franchi.
Bek AC Milan Malick Thiaw (Kanan) mencetak gol bunuh diri selama pertandingan sepak bola Seri A Italia antara AC Milan dan Fiorentina di stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia, 05 April 2025

EKSPOSTIMES.COM – AC Milan menunjukkan mental baja saat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Fiorentina 2-2 dalam laga Serie A yang menegangkan.

Namun, raihan satu poin ini tetap menjadi hasil yang mengecewakan bagi Rossoneri, yang kini makin tertinggal dalam persaingan memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Laga ini menjadi duel langsung dalam perebutan posisi zona Eropa. Milan datang ke pertandingan di posisi kesembilan klasemen, tertinggal empat poin dari Fiorentina yang tampil impresif dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan cedera dan skorsing yang menimpa Ruben Loftus-Cheek, Emerson Royal, dan Alex Jimenez, serta Joao Felix dan Santiago Gimenez yang dicadangkan, pelatih Sergio Conceicao menghadapi tantangan berat.

Fiorentina memanfaatkan situasi tersebut dengan baik. Mereka unggul terlebih dahulu pada menit ke-12 setelah blunder dari Yunus Musah yang kehilangan bola di area berbahaya.

Albert Gudmundsson memaksimalkannya dengan baik dan mengirimkan umpan matang ke Moise Kean, yang berakhir dengan bola mengenai kepala Malick Thiaw dan masuk ke gawang sendiri.

Tiga menit berselang, Kean mencetak gol keduanya usai menerima bola dari Dodo yang menanduk umpan silang Mandragora. Kean mengungguli Tomori dan melepaskan tendangan voli dari jarak dekat untuk membawa Viola unggul 2-0.

Rossoneri nyaris membalas melalui Rafael Leao, namun umpannya terlalu kencang untuk dijangkau oleh Tammy Abraham atau Musah.

Setelah beberapa penyelamatan penting dari Mike Maignan dan David De Gea, Milan akhirnya memperkecil kedudukan pada menit ke-32. Abraham mencuri bola dari Dodo dan mengoper ke Christian Pulisic yang menuntaskan peluang dengan tenang.

Baca Juga: Pulisic dan Reijnders Antar AC Milan Taklukkan Como 2-1, Dele Alli Dikartu Merah

Kinerja Musah yang buruk membuatnya ditarik keluar lebih awal, digantikan oleh Luka Jovic. Pergantian ini terbukti menjadi kunci bagi Milan di babak kedua.

Fiorentina sempat mencetak gol ketiga melalui tendangan spektakuler Luca Ranieri, namun dianulir wasit karena pelanggaran sebelumnya.

Milan juga mendapat beberapa peluang emas, termasuk tiga peluang beruntun dari Reijnders, Pulisic, dan Gimenez yang semuanya digagalkan De Gea.

Kebangkitan Milan akhirnya tuntas pada menit ke-69. Tomori mengirim umpan terobosan ke arah Gimenez, namun bola malah disambar oleh Luka Jovic yang melepaskan tembakan kaki kiri melewati De Gea, mencetak gol penyeimbang ke gawang mantan klubnya.

Meski skor imbang, pertandingan tetap berlangsung terbuka hingga menit-menit akhir. Kean beberapa kali mengancam lewat sundulan dan tembakan jarak dekat, tapi Maignan tampil solid di bawah mistar. Di sisi lain, Theo Hernandez hampir saja membalikkan keadaan, namun tembakan kerasnya digagalkan oleh De Gea.

Dodo sempat mencetak gol kemenangan untuk Fiorentina lewat tendangan voli di menit ke-89, tetapi gol tersebut dianulir karena ia berada dalam posisi offside saat menerima umpan Fagioli.

Dengan hasil ini, Milan tetap berada di luar zona Eropa dan terpaut tiga poin dari Fiorentina yang duduk di peringkat ketujuh. Meskipun memperlihatkan semangat juang luar biasa, hasil imbang ini terasa seperti kekalahan bagi Milan yang dituntut menang jika ingin menjaga peluang ke kompetisi Eropa tetap hidup.

Pertandingan ini memperlihatkan kelemahan lini belakang Milan yang rawan kesalahan, serta masih belum konsistennya performa para penyerang mereka.

Sergio Conceicao kini harus memutar otak lebih keras untuk mencari kombinasi terbaik di sisa musim yang penuh tekanan.

Sementara Fiorentina tetap berada di jalur positif meskipun gagal mempertahankan keunggulan. Mereka akan merasa kehilangan dua poin, namun tetap menjaga posisi di zona kompetisi Eropa, berkat performa solid yang mereka tampilkan dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan sisa musim yang makin pendek, pertarungan menuju Eropa dipastikan akan semakin sengit, dan setiap poin kini menjadi harga mati. (*/Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d