Olahraga

Parma Gagalkan Kemenangan Inter Setelah Tertinggal Dua Gol: Skor Akhir 2-2

×

Parma Gagalkan Kemenangan Inter Setelah Tertinggal Dua Gol: Skor Akhir 2-2

Sebarkan artikel ini
Pemain Parma merayakan gol penyeimbang saat menghadapi Inter Milan dalam laga dramatis Serie A yang berakhir 2-2.
Marcus Thuram dari Inter mencetak gol 0-2 dalam pertandingan sepak bola Serie A Italia Parma Calcio vs FC Internazionale di stadion Ennio Tardini di Parma, Italia, 5 April 2025.

EKSPOSTIMES.COM – Inter Milan gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat bertandang ke markas Parma dalam lanjutan Serie A pada Sabtu malam.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi ambisi Scudetto Nerazzurri, yang kini semakin terkejar oleh rival terdekat, Napoli.

Simone Inzaghi yang absen di pinggir lapangan karena sanksi harus menyaksikan pertandingan dari tribun bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-49.

Sementara itu, mantan bek Inter dan pelatih Parma saat ini, Cristian Chivu, justru menjadi sosok yang menghambat langkah mantan klubnya dengan strategi brilian di babak kedua.

Inter memulai pertandingan dengan penuh percaya diri, meski masih kehilangan beberapa pemain penting seperti Denzel Dumfries, Mehdi Taremi, Piotr Zielinski, dan Nicolò Barella. Parma sendiri kehilangan tujuh pemain utama, tetapi tetap memberikan perlawanan sengit.

Baca Juga: Inter Milan Hadapi Tantangan dalam Perburuan Luis Henrique dari Marseille

Parma sempat mengancam lebih dulu melalui peluang emas dari Ange-Yoan Bonny, namun kiper Yann Sommer melakukan penyelamatan gemilang.

Tak lama berselang, Inter justru mencetak gol pembuka pada menit ke-15 melalui Matteo Darmian, yang menyambar bola liar hasil pantulan tak sempurna di lini pertahanan Parma.

Gol kedua tercipta dalam situasi yang kacau. Henrikh Mkhitaryan lolos dari jebakan offside dan mengirimkan umpan silang ke Marcus Thuram.

Tendangan Thuram melenceng, namun justru membingungkan bek Parma Pontus Almqvist yang gagal menghalau bola dengan benar. Thuram akhirnya mencetak gol yang terbilang beruntung ke gawang kota kelahirannya.

Parma tampil berbeda usai turun minum. Chivu membuat beberapa perubahan krusial, dan tekanan langsung mereka hasilkan sejak awal babak kedua.

Adrian Bernabe membuka harapan tuan rumah lewat gol cantik dari luar kotak penalti pada menit ke-60. Ia melepaskan tembakan rendah kaki kiri yang meluncur ke tiang dekat, mengejutkan Sommer.

Sorak-sorai publik Ennio Tardini semakin membahana sembilan menit kemudian, saat Jacob Ondrejka melepaskan tembakan yang membentur Francesco Acerbi dan masuk ke gawang Inter, membuat kedudukan imbang 2-2.

Inter mencoba merespons dengan memasukkan Marko Arnautovic dan terus menekan pertahanan Parma. Yann Bisseck nyaris mencetak gol lewat sundulan, dan peluang lainnya digagalkan oleh bek Alessandro Vogliacco di tiang dekat.

Drama nyaris terjadi di masa injury time saat Marco Pellegrino menyambut umpan silang dan tembakannya nyaris bersarang di gawang Sommer, namun bola hanya menyerempet tiang.

Hasil ini membuat Inter hanya unggul tiga poin dari Napoli di klasemen sementara Serie A, dan membuat situasi semakin genting menjelang duel berat di perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich.

Sementara itu, Parma terus menunjukkan grafik peningkatan performa di bawah Chivu, dan hasil ini membuktikan bahwa mereka bukan hanya tim pengganggu, melainkan lawan tangguh yang bisa menjegal siapa pun.

Inter harus belajar dari kesalahan ini, terutama dalam hal menjaga fokus dan kestabilan permainan hingga peluit akhir. Jika tidak, ambisi mereka meraih Scudetto bisa terlepas dari genggaman pada pekan-pekan krusial ke depan. (*/Rizky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d