EKSPOSTIMES.COM – Lantunan musik ceria, tawa riang anak-anak, dan semangat ribuan siswa SD Muhammadiyah 12 Pamulang mewarnai halaman sekolah pada Senin pagi (8/9). Lebih dari seribu peserta didik tampak antusias mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, dalam sebuah acara yang penuh warna dan keceriaan.
Momen istimewa ini bukan sekadar senam biasa. Melalui kegiatan itu, Mendikdasmen ingin menegaskan pentingnya implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sebuah gerakan pembiasaan positif yang menyiapkan generasi muda agar tumbuh sehat, berakhlak mulia, dan percaya diri.
“Lakukan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah maupun di rumah. Tumbuhkan rasa percaya diri, hormati guru, hormati orang tua, dan jadilah generasi Indonesia yang sukses,” ujar Abdul Mu’ti di hadapan ribuan murid yang kompak berseragam putih merah.
Tak hanya berolahraga, suasana semakin meriah ketika Menteri Mu’ti menggelar dialog interaktif berupa kuis berhadiah. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar tampak sumringah membawa pulang hadiah langsung dari sang menteri.
Baca Juga: Korupsi di Balik Layar Digitalisasi Pendidikan, Dua Mantan Pejabat Kemendikbudristek Terseret!
“Sekolah harus menjadi rumah bagi murid untuk menggapai cita-cita. Guru adalah tokoh yang menentukan keberhasilan pendidikan, teruslah semangat membentuk generasi Indonesia yang sukses dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Kepala SD Muhammadiyah 12 Pamulang, Nur Aisyah, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Mendikdasmen. Ia menjelaskan bahwa Senam Anak Indonesia Hebat sudah menjadi rutinitas sekolah sejak tahun ajaran 2024/2025.
“Kelas 1 sampai 3 melaksanakan senam setiap Selasa, sementara kelas 4 sampai 6 setiap Kamis. Kami ingin anak-anak terbiasa bergerak, sehat, dan ceria,” papar Nur.
Lebih jauh, Nur menuturkan bahwa 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat telah diinternalisasikan di sekolah dengan dukungan orang tua. Mulai dari Bangun Pagi dengan membiasakan Salat Subuh, Olahraga rutin sebelum belajar, hingga penyediaan makanan bergizi di sekolah.
Untuk kebiasaan Bermasyarakat, pihak sekolah mendorong melalui kegiatan Hizbul Wathan guna menanamkan patriotisme. Adapun kebiasaan Tidur Cepat, dilakukan bersama orang tua dalam pengawasan di rumah.
Keceriaan acara semakin lengkap dengan kesaksian para siswa. Salah satunya, Ashraf Alghani Wiriadinata, yang berkesempatan memimpin ribuan temannya dalam senam pagi itu.
“Saya senang sekali bisa memimpin senam bersama Pak Menteri. Gerakan badan memutar jadi favorit saya. Selain itu, saya juga gembira dapat hadiah dari Pak Menteri. Semoga bisa saya gunakan untuk belajar,” ucap Ghani dengan mata berbinar.
Acara yang berlangsung meriah ini meninggalkan kesan mendalam bahwa pembiasaan sederhana, bila dilakukan konsisten, bisa menjadi pondasi kuat untuk melahirkan generasi Indonesia yang sehat, hebat, dan berkarakter. (Lian)













