Hukum & Kriminal

Kapolres Bitung Luncurkan Dua Tim Responsif, Amankan Zona Rawan Kriminalitas

×

Kapolres Bitung Luncurkan Dua Tim Responsif, Amankan Zona Rawan Kriminalitas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai meluncurkan dua tim responsif untuk mengamankan wilayah rawan kriminalitas di Bitung.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai saat meresmikan dua Tim Responsif Anti Kejahatan yang disiagakan di dua zona strategis Kota Bitung untuk memperkuat keamanan

EKSPOSTIMES.COM- Menjawab keresahan warga atas meningkatnya angka kriminalitas di Kota Bitung, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK, MH bertindak cepat. Selasa (15/4/2025), ia resmi membentuk dua Tim Responsif Anti Kejahatan yang disiagakan untuk menjaga dua zona strategis kota.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas kepolisian, tapi sebuah strategi terukur demi menciptakan Bitung yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan kriminal.

“Ini bukan hanya tugas, ini adalah komitmen. Semua kekuatan kami kerahkan agar masyarakat kembali merasa tenang,” tegas Kapolres.

Tim pertama akan beroperasi di Zona Barat, mencakup Kecamatan Girian, Matuari, dan Ranowulu. Sementara Tim kedua menyisir Zona Timur, yakni Madidir, Maesa, dan Aertembaga. Kedua tim ini akan bergerak secara mobile menyisir titik-titik rawan kriminal, dari terminal, pusat keramaian, hingga lingkungan pemukiman.

Baca Juga: Perkuat Sinergi untuk Keamanan Wilayah, Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi ke Ketua MUI Medan Labuhan

Diperkuat dengan sistem komunikasi real-time dan kendaraan operasional, tim ini dirancang untuk merespons cepat laporan masyarakat, kapan pun, di mana pun.

Tak bekerja sendirian, dua Tim Responsif ini akan bahu-membahu bersama Tim Patroli Tarsius dan Tim Presisi, unit-unit pengamanan yang lebih dulu aktif menjaga kota. Artinya, Bitung kini memiliki sistem pertahanan keamanan berlapis.

“Kami tidak ingin sekadar hadir, tapi benar-benar terasa oleh masyarakat. Dan saya sendiri akan ikut memantau langsung setiap gerakan mereka,” ujar Kapolres.

Dalam pernyataannya, AKBP Albert Zai menegaskan bahwa kejahatan tidak akan diberi ruang sedikit pun di wilayah hukum Polres Bitung. Keamanan adalah hak warga dan tanggung jawab bersama.

“Bitung adalah rumah kita. Kita tidak bisa membiarkan ketakutan tumbuh. Ini soal masa depan anak-anak kita. Tidak ada kompromi untuk kriminalitas,” katanya.

Langkah cepat Polres Bitung mendapat sambutan positif. Irwan, warga Maesa, menyampaikan rasa lega atas kehadiran tim patroli yang kini lebih sering terlihat.

“Dulu sempat resah karena sering ada pencurian. Sekarang polisi makin sering keliling, kami jadi lebih tenang,” katanya.

Dukungan mengalir dari Pemkot Bitung hingga para tokoh masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diyakini menjadi kunci sukses dalam menciptakan kota yang kondusif dan aman untuk semua lapisan.

Kapolres pun mengajak seluruh masyarakat Bitung untuk tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.

Baca Juga: Jumat Curhat Polres Minahasa di Kakas, Wujud Sinergi Polisi dan Masyarakat Ciptakan Keamanan

“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Ini tanggung jawab kita semua. Laporkan sekecil apa pun yang mencurigakan, kami siap bertindak,” pungkasnya.

Pembentukan dua Tim Responsif ini menandai babak baru strategi keamanan Kota Bitung. Polri bukan hanya hadir, tapi siaga. Di tengah kecemasan warga, kini ada harapan. Dan di setiap sudut kota, ada perlindungan nyata demi masa depan yang lebih aman. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d