EKSPOSTIMES.COM- Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie, secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulut di kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulut, Senin (24/3/2025).
Didampingi Wakapolda Brigjen Pol Bahagia Dachi, Ketua Bhayangkari Sulut Ny. Joan Roycke Langie, serta sejumlah pejabat mitra Polda, Kapolda menegaskan bahwa pembangunan dapur sehat ini merupakan kelanjutan dari program nasional yang dicanangkan Kapolri pada 17 Maret 2025 lalu.
“Hari ini, kita memulai langkah besar dalam mewujudkan pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak dan kelompok rentan,” ujar Irjen Pol Roycke.
Baca Juga: Tim Resmob Polda Sulut Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Manado
Pembangunan dapur sehat ini merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu pilar Asta Cita Presiden RI dalam mengatasi malnutrisi dan stunting.
“Program ini bertujuan memastikan kebutuhan gizi harian masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu, dapat terpenuhi dengan standar gizi yang optimal,” lanjut Kapolda.
Tak hanya strategis dari sisi lokasi yang mudah dijangkau sekolah-sekolah sekitar, SPPG ini juga dilengkapi instalasi listrik dan air bersih, serta dirancang sesuai standar Badan Gizi Nasional untuk keberlanjutan operasionalnya.
Baca Juga: Kapolda Sulut Lantik Pejabat Baru, AKBP Alamsyah Parulian Hasibuan Resmi Jadi Kabid Humas
Menariknya, proyek pembangunan dapur sehat ini tak hanya bersumber dari anggaran pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan swadaya dari mitra Polda Sulut, sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan generasi mendatang.
Kapolda menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawal dan mendukung program ini agar berjalan maksimal.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Ini bukan hanya sekadar pembangunan dapur, tetapi investasi bagi kesehatan dan masa depan anak-anak Sulawesi Utara. Mari kita bersama memastikan program ini berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan langkah konkret seperti ini, harapan untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera semakin mendekati kenyataan. (tim)













