EKSPOSTIMES.COM- Misteri keberadaan Jovan, pria yang menjadi sorotan nasional usai diduga menggelapkan dana duka almarhumah Natasya sebesar Rp300 juta, akhirnya terungkap. Pada Senin sore (25/5/2025), Jovan secara resmi menyerahkan diri ke Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut).
Jovan datang dengan pengawalan ketat dan langsung digiring petugas ke ruang pemeriksaan. Kehadirannya di Mapolda Sulut sontak menjadi buah bibir publik, terutama para warganet yang selama ini menanti perkembangan kasus dana duka Natasya yang viral.
Baca Juga: Dorong Layanan Publik Polri Semakin Prima, Kapolda Sulut Resmikan Pembangunan Gedung Baru 3 Lantai
Seperti diketahui, uang ratusan juta rupiah tersebut awalnya merupakan bentuk solidaritas dari warganet Indonesia untuk membantu proses pemulangan jenazah Natasya, WNI yang meninggal tragis di Kamboja. Namun, publik dikejutkan dengan dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh Jovan, yang disebut sebagai kekasih korban.
Salah satu akun yang pertama kali mengungkap kasus ini, akun Yuni, menyebut dana santunan yang dikumpulkan secara kolektif itu justru digunakan Jovan untuk berjudi online dan keperluan pribadi lainnya. Tuduhan itu pun menuai kemarahan dan kekecewaan publik yang merasa dikhianati.
Sementara itu, jenazah Natasya dikabarkan telah tiba di Kota Manado dan disambut haru oleh keluarga serta kerabat dekat.
Kepolisian Polda Sulut hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait proses hukum terhadap Jovan. Namun, pihak berwajib memastikan akan mengusut tuntas kasus dugaan penggelapan dana duka yang menyedot perhatian nasional ini.
Publik kini menanti apakah Jovan akan menjadi satu-satunya tersangka, atau ada pihak lain yang turut terlibat dalam pusaran dana santunan ini. Netizen mendesak aparat bertindak transparan dan tegas dalam mengungkap fakta-fakta sebenarnya. (tim)













