Ekonomi & Bisnis

IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Berlakukan Trading Halt, Sri Mulyani Yakinkan Pasar Tetap Stabil

×

IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Berlakukan Trading Halt, Sri Mulyani Yakinkan Pasar Tetap Stabil

Sebarkan artikel ini
MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan penghematan belanja negara hingga Rp306 triliun. (foto. istimewa)

EKSPOSTIMES.COM- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga 5,02% pada perdagangan sesi pertama, Selasa (18/3/2025). Penurunan drastis ini memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham pada pukul 11:19:31 WIB guna mencegah volatilitas yang lebih dalam.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi risiko akibat anjloknya IHSG dalam waktu singkat.

“Hari ini, BEI menerapkan trading halt karena IHSG turun 5 persen. Ini merupakan mekanisme perlindungan pasar agar investor memiliki waktu untuk merespons dinamika yang terjadi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga; Sri Mulyani Perpanjang Bea Masuk Pengamanan untuk Impor Ubin Keramik, Berlaku hingga 2027

Trading halt adalah prosedur yang bertujuan mengurangi dampak psikologis yang bisa memicu aksi jual panik di pasar saham. Dengan adanya jeda sementara ini, investor diharapkan dapat mempertimbangkan keputusan investasi dengan lebih rasional.

Di tengah guncangan pasar modal, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Ia mengungkapkan bahwa penerimaan bruto APBN tumbuh 6,6% pada Maret 2025, menunjukkan pemulihan setelah sebelumnya sempat mengalami kontraksi.

“Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan negara tetap baik. Tren penerimaan negara sejak awal Maret menunjukkan perbaikan setelah mengalami kontraksi -3,8% pada Februari 2025,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta.

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Berdampak pada Tenaga Honorer

Selain itu, Sri Mulyani memastikan bahwa Surat Utang Negara (SUN) masih diminati investor, meskipun IHSG mengalami tekanan. Ia menegaskan bahwa defisit APBN akan tetap terjaga di level 2,53% terhadap PDB sesuai target pemerintah.

Kendati pasar saham mengalami gejolak, pemerintah berharap kepercayaan investor tetap terjaga agar kepanikan tidak semakin memperburuk kondisi pasar modal Indonesia.

Dengan fundamental ekonomi yang masih stabil dan langkah cepat otoritas keuangan, pasar diharapkan bisa kembali pulih dalam waktu dekat. Investor pun disarankan untuk tetap tenang dan mempertimbangkan strategi investasi jangka panjang dalam menghadapi ketidakpastian pasar.

Pantau terus berita terbaru seputar ekonomi dan pasar saham hanya di sini!. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sbobet

INDOBET365

LALIGA365

pokerqq online

SBET11

slot gacor

yy4d