Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Mulai Bangkit Setelah Terkoreksi, Sentimen Trump Bikin Pasar Bernapas Lega

×

Harga Emas Mulai Bangkit Setelah Terkoreksi, Sentimen Trump Bikin Pasar Bernapas Lega

Sebarkan artikel ini
Harga emas mulai pulih setelah terkoreksi, didorong oleh sentimen perdagangan AS.
Ilustrasi

EKSPOSTIMES.COM- Setelah tiga hari berturut-turut mengalami koreksi, harga emas dunia akhirnya mulai bangkit pada perdagangan pagi ini. Pergerakan harga logam mulia ini terjadi di tengah dinamika kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang menjadi sorotan utama investor.

Pada pukul 07:29 WIB, harga emas di pasar spot tercatat naik tipis 0,05% ke level US$ 3.011,2 per troy ons. Sebelumnya, dalam tiga hari terakhir, emas telah kehilangan 1,32% dari nilainya, sementara dalam sepekan, penurunannya mencapai 0,68%.

Sentimen utama yang membayangi pergerakan emas kali ini datang dari Amerika Serikat. Presiden Donald Trump dikabarkan akan lebih selektif dalam menerapkan kebijakan tarif impor.

Baca Juga: Harga Emas Stabil, Pasar Bersiap untuk Lonjakan Selanjutnya

Mengutip laporan Bloomberg News, orang-orang dekat Trump mengungkapkan bahwa kebijakan tarif tersebut tidak akan diberlakukan secara menyeluruh terhadap semua negara. Bahkan, beberapa negara dikabarkan bakal mendapatkan pengecualian dari bea masuk.

Kabar ini disambut positif oleh pelaku pasar. Sebab, kekhawatiran akan perang dagang global yang lebih luas mulai mereda. Dengan berkurangnya ketidakpastian ini, investor pun mengurangi eksposur mereka terhadap aset safe haven, termasuk emas.

Secara teknikal, harga emas masih berada dalam tren bullish. Relative Strength Index (RSI) tercatat di 64,26, mengindikasikan momentum positif. Namun, ada sinyal peringatan dari Stochastic RSI yang menyentuh 81,07, menandakan kondisi overbought atau jenuh beli.

Jika emas berhasil menembus pivot point di US$ 3.015/troy ons, maka ada potensi untuk melanjutkan kenaikan menuju resisten US$ 3.027/troy ons (Moving Average 5).

Sebaliknya, jika turun menembus support di US$ 3.008/troy ons (MA 10), maka emas berisiko terkoreksi lebih dalam hingga US$ 2.954/troy ons (MA 20).

Sejalan dengan pelemahan harga emas dunia, emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) juga mengalami koreksi. Pada perdagangan hari ini, harga emas Antam turun Rp 6.000 menjadi Rp 1.759.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam juga mengalami penurunan sebesar Rp 6.000, kini berada di level Rp 1.610.000 per gram.

Dengan kondisi pasar yang masih dipengaruhi sentimen global, investor emas perlu mencermati pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.

Apakah emas mampu mempertahankan kenaikannya atau kembali tertekan? Semua tergantung bagaimana pasar merespons dinamika kebijakan perdagangan AS. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *